fbpx
Nasional

Ini Pesan Kakanwil Kemenag Jateng Saat Kunjungan FKUB Jateng

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah belum lama ini menggelar audiensi dan silaturahmi kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah, Selasa (21/7).

Pada kunjungannya itu, turut mendampingi Ketua FKUB Jawa Tengah, H. Taslim Syahlan, pengurus harian antara lain H. Iman Fadhilah serta Eko Pujianto. Ketua Gerakan Muda FKUB Jawa Tengah Imron Nawawi dan organisasi independen Persaudaraan Lintas Agama (PELITA) yang diwakili Setyawan Budy juga mendampingi kunjungan tersebut.

Ini Pesan Kakanwil Kemenag Jateng Saat Kunjungan FKUB Jateng
Suasana saat kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Tengah, Selasa (21/7)

Seperti disampaikan Ketua FKUB Jawa Tengah, Taslim Syahlan, tujuan silaturahmi yaitu berkoordinasi dalam penanganan masalah-masalah keagamaan di Jawa Tengah.

“Kami mensuport pemikiran pak kanwil, perhatian dengan generasi muda. Jadi, kita mensinergikan dengan program-program kanwil. Apalagi kepala Kemenag dalam hal ini sebagai penasehat. Ini penting, kita perlu silaturahmi”, papar Taslim.

“Pada periode 2018-2023 ini FKUB Jateng fokus pada penguatan kedewasaan dan moderasi umat beragama, khususnya di Jawa Tengah”, ungkapnya.

Kepala Kawil Kemenag, H. Musta’in Ahmad menyambut hangat kedatangan rombongan FKUB Jawa Tengah. Dalam pertemuan itu, ia mengingatkan peran negara bukan untuk salah satu golongan. Ia berpesan kata mayoritas dan minoritas tidak perlu ada lagi dalam konteks praktik bernegara. 

“Negara ini tidak untuk melindungi mayoritas, negara ini juga tidak untuk melindungi minoritas. Melainkan, negeri ini harus hadir untuk melindungi seluruh umat dan tumpah darah Indonesia,” kata Musta’in.

Ia lantas menceritakan pengalamannya membina umat Hindu dan Budha semasa menjabat di Kantor Kemenag Karanganyar dan Surakarta. Mereka yang jelas bukan seagama harus dilindungi karena memang warga negara yang keberadaannya dilindungi undang-undang.

“Semuanya kita bina, termasuk umat Hindu dan Budha. Kalau tidak bisa dibina ya dibina lagi, kalau masih belum bisa ya dibina terus,” tegasnya.

Kita dengan berbagai perbedaan lanjutnya, bisa menyepakati kesepakatan bersama tentang Indonesia, baik tentang bendera merah putih, sistem demokrasi dan perundang-undangan, Pancasila, dan kebinekaan dalam wawasan kebangsaan merupakan kondisi yang ideal. 

Tagline Kepemimpinan Musta’in

Pada kesempatan itu, Kepala Kawil Kemenag Jawa Tengah yang baru, H. Musta’in Ahmad menyebut bahwa dalam kepemimpinannya ini ia mengusung tagline “Majeng”, yakni Moderat, Akuntabel, Jernih dan Ngayomi.

Ia juga membeberkan tiga hal yang akan dikolaborasikan dengan berbagai organisasi keagamaan, termasuk FKUB Jateng.

“Tiga hal yang akan kita bangun bersama di Jawa Tengah, yaitu persoalan moderasi beragama, kebangsaan, dan inovasi,” tutupnya.

Pertemuan Kepala Kanwil Kemenag Jateng dengan FKUB Jateng itu tak berlangsung lama. Namun disela-sela pertemuan itu, Kabag Tata Usaha Fajar Adhy N turut menyampaikan bahwa ke depan akan diagendakan kegiatan komunikasi lintas FKUB se-Jawa Tengah.

“Ke depan kita lakukan penguatan FKUB ditingkat kabupaten dalam rangka pencegahan serta penanganan Covid-19. Nanti sekaligus kita bangun koordinasi menjelang new normal”, paparnya menutup perjumpaan. (dd/EB)

Related Articles

Back to top button