fbpx
Kesehatan

Ini Lho Makanan yang Sering Bikin Anak Tersedak dan Cara Atasinya

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) — Anak menjadi prioritas utama bagi orang tua. Menjaganya dari hal yang buruk dan membuatnya merasa aman menjadi tanggung jawab orang tua, termasuk dalam rutinitas makan anak.

Makan termasuk aktivitas yang dilakukan anak yang bisa menjadi sarana eksplorasi.

Apalagi apabila anak sudah boleh diberi Makanan Pendamping ASI (MPASI). Namun, sayangnya anak di bawah dua tahun belum bisa membedakan mana makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan.

Hal ini pada akhirnya akan membuat anak tersedak makanan dan bisa menyebabkan kondisi yang berbahaya.

Permen menjadi makanan yang paling sering membuat anak tersedak, lalu potongan tulang dan juga daging besar.

Makanan tinggi risiko lainnya seperti hotdog, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

“Orangtua harus tahu bahwa jika anak tersedak tiga makanan tersebut, anak bisa sampai dibawa ke rumah sakit,” kata dokter anak Richard So, M.D.

Ketika tersedak, makanan seperti hotdog, kacangan-kacangan dan biji-bijian dapat menghalangi jalan napas anak.

Beberapa makanan yang perlu dihindari dan berisiko tinggi membuat anak tersedak contohnya anggur, popcorn, keripik, wortel batangan, tomat ceri, potongan sayur mentah, potongan keju, permen lengket, selai kacang, dan permen karet.

Namun jangan khawatir, selain memperhatikan makanan apa yang masuk ke dalam mulut anak, inilah cara untuk mencegah anak tersedak. Yuk simak!

1. Pertimbangkan Tahap Perkembangan

Setiap anak memiliki kebutuhan makan yang berbeda tergantung pada usianya.

Misalnya, anak di bawah dua tahun tidak memiliki gigi geraham, sehingga mereka tidak dapat menggiling atau menghancurkan makanan.

“Begitu anak mencapai usia dua tahun, mereka mungkin sudah memiliki semua gigi, tapi mungkin masih kesulitan menelan makanan yang berbeda,” ujar dokter anak.

Ia juga menambahkan bentuk, ukuran dan tekstur berbeda dapat meningkatkan risiko tersedak dan ini perlu menjadi perhatian hingga usia lima tahun.

2. Potong kecil makanan

Memotong makanan menjadi kecil menjadi cara agar makanan tidak tersangkut di tenggorokan anak.

Selain itu, berikan hanya beberapa potong saja.

“Ukuran terbaik adalah sekitar seperempat diameter hot dog atau wortel besar,” jelas Dr. So.

Selain itu, makanan juga bisa dibentuk menjadi segitiga untuk memberi ruang agar udara bisa lewat saat makanan itu tersangkut di tenggorokan.

Untuk anggur, coba untuk memotong dengan bentuk cakram (disk).

3. Ajak untuk fokus

Saat makan, ajari anak untuk fokus terhadap proses makannya, seperti saat mengunyah makanan sebaiknya diselesaikan dulu, tidak sambil berbicara atau tertawa, jelaskan bahwa ini untuk mengurangi kemungkinan bisa tersedak.

Saat makan sebaiknya sambil duduk, bahkan saat memakan permen.

Mengawasi dan memastikan bahwa saat bermain dan berbaring anak tidak dengan makanan di dalam mulut.

“Ketika anak-anak duduk dan fokus pada apa yang mereka lakukan, resiko tersedak akan turun secara signifikan,” kata dia.

Mengambil tindakan pencegahan akan sangat membantu dalam mencegah anak tersedak.

Jika kecelakaan masih terjadi, segera lakukan tindakan dalam keadaan darurat dengan mempelajari resusitasi kardiopulmoner (CPR) atau gesit membawanya ke rumah sakit.

Nah, itu dia Sobat Energi tips untuk mencegah anak tersedak. Semoga bermanfaat ya!

(Annisaa/EB).

Related Articles

Back to top button