Gaya HidupKesehatanRagam Bangsa

Ini Kelebihan dan Kekurangan Gunakan Sedotan Stainless

ENERGIBANGSA.ID – Fakta bahwa Indonesia menjadi negara penghasil sampah terbesar ke-2 dunia, agaknya membuat masyarakat Indonesia harus melakukan aksi diet penggunaan plastik.

Beberapa bulan terakhir tagar #zerowasted gencar dilakukan baik para aktivis lingkungan mamupun non aktivis lingkungan di sosial media. Penggunaan barang-barang berbahan plastik dalam kehidupan sehari-hari nampkanya menimbulkan masalah besar bagi lingkungan indonesia. Salah satunya adalah pengunaan sedotan plastik.

Surabaya
Seorang anak sedang memandang hamparan luas sampah. (dok prayogandoet.blogspot.com)

Adanya pergeseran budaya dari penggunaan sedotan plastik ke sedotan stainleess nampaknya sedang menjadi trend. Adanya kampanye pengurangan penggunaan sedotan plastik menyebabkan masyarakat berbondong-bondong mulai menjalani gaya hidup yang lebih eco-friendly dengan mneggunakan sedotan stainless dan beberapa barang dengan bahan dasar kayu seperti sisir kayu dan sikat kayu.

Namun bernarkah sobat energi bahwa sedotan stainless adalah alternatif yang tepat ?

Berikut kekurangan dan kelebihan dari sedotan stainless yang berhasil tim energibangsa.id rangkum dari berbagai macam sumber :

Kelebihan

Reuseable
Tentunya sedotan stainleess yang kita miliki dapat digunakan lebih dari satu kali alias bisa digunakan berunglang kali. Dengan begitu, diharapkan penggunaan sedotan plstik berkurang.

Washable
Perawatan sedotan stailess pun terbilang cukup mudah. Cukup dibilas dengan air pun sudah bersih dan bisa digunakan lagi. Selain itu, biasanya dalam satu paket sedotan satinless dilengkapi dengan sikat pembersih khusus yang dapat digunakan untuk membersihkan bagian dalam sedotan.

Aman Digunakan
Sedotan stainless ini sudah terjuji bebas dari BPA ( Bisphenol A). BPA sendiri merupakan bahan kimia dalam plastik yang dapat memicu terjadinya masalah reproduksi dan penyakit serius lainya seperti diabetes dan penyakit jantung. Sedotan stainless juga tidak berinteraksi pelepasan senyawa kimia dengan produk makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Praktis Dibawa Kemana Saja
Selain harganya yang terjangkau, sedotan ini sangan praktis dibawa kemana saja. Sedotan ini tidak mudah rusak atau mudah patah jika dimasukan kedalam tas.

Kekurangan

Sedotan stailess menghasilkan emisi gas yang tinggi
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Engr308 Technology and Environment dan humbold yang berjudul “HSU Straw Aalaysis” menyebutkan bahwa sedotan stailess mengeluarkan energi paling banyak dalam pembuatanya yakni sebanyak 2420 kJ dibanding sedotan plastik, sedotan kaca, sedotan bambu dan sedotan kertas. Selain itu, emisi karbondioksida paling tinggi juga diduduki oleh sedotan stainless. Hal ini cukup mencemari lingkungan udara.

Tidak aman untuk anak-anak

Nampaknya penggunaan sedotan stainless ini harus dibawah pengawasan orangtua. Pasalnya bentuk fisik sedotan yang cukup solid ini dapat melukai anak-anak jika tidak digunakan dengan hati-hati.

Dengan demikian, sobat energi bisa menyimpulkan bahwa pengunaan sedotan stainless tidak dianjurkan untuk anak-anak ya.

*Siti Nurhayati, mahasiswa Ilmu Komunikasi UDINUS

Related Articles

Back to top button