fbpx
Nasional

Ini Alasan Polisi Tembak Mati 6 Laskar FPI Versi Polri

JAKARTA, energibangsa.id—Diduga akibat melawan petugas, yakni dengan merebut senjata api, 6 anggota Laskar FPI ditembak mati di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan membeberkan, polisi yang menangkap diserang oleh empat Laskar dalam mobil sehingga harus mengambil tindakan tegas dengan menembak mati para korban. Demikian bunyi artikel sebagaimana dirilis CNN, Senina (14/12).

Menurut Ahmad Ramadhan, terdapat 7 orang dalam mobil yang digunakan oleh polisi itu. Empat orang Laskar, dan tiga lainnya petugas.

“Kenapa dilakukan penindakan tegas dan terukur, karena yang bersangkutan ingin merebut senjata milik petugas,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/12).

Membahayakan petugas

Dia menerangkan bahwa hal tersebut berpotensi membahayakan petugas. Sehingga, polisi harus melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak mati 4 orang itu. Ia merinci, 3 orang Laskar duduk di kursi belakang. Sementara, 1 laskar lainnya berada di kursi depan. Meski demikian, Ramadhan enggan membeberkan lebih lanjut terkait insiden penembakan itu lantaran sudah masuk dalam materi penyidikan.

Menurutnya, hasil rekonstruksi itu sudah berdasarkan keterangan dan petunjuk yang didapat para penyidik selama ini.

“Tentu keterangan anggota sendiri dan ada petunjuk dari bukti-bukti yang ada,” kata Ramadhan.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian secara terpisah juga menjelaskan bahwa saat kejadian para tersangka dalam kondisi tidak diborgol oleh petugas.

Pasalnya, tim yang diturunkan ke lapangan itu bukanlah mereka yang ditugaskan untuk melakukan penangkapan. Sementara, Bareskrim Polri melakukan rekonstruksi perkara pada Senin (14/12) dini hari. (*)

Related Articles

Back to top button