Mengaji
ilustrasi Seorang Ibu sedang mengaji Al Quran (5/8). (dok cnnindonesia)
Religius

Ingin Belajar Fiqih Islam dari Dasar? Ikuti Kajian Agama Secara Privat Ini

0

ENERGIBANGSA.ID – Sumber utama ajaran Islam adalah kitab suci Al Quran yang jumlah ayatnya 6.236, dan juga As-Sunnah yang jumlah hadisnya mencapai ratusan ribu. Lalu bagaimana caranya mengambil kesimpulan hukum atas suatu masalah dalam ajaran islam dengan dalil yang begitu banyak?

Ustadz Zakki Muharrom Al Hafidz, menyebut bahwa di era sekarang tidak bisa memahami Islam dan kajian-kajian hukum dengan Al Quran dan Al Hadits saja.

“masalah makin ke sini makin kompleks, sedangkan di Al Quran dan di Assunnah tidak dibahas,” terangnya.

“bukan karena Al Quran dan Hadits yang tidak cukup, tapi kemampuan manusia zaman sekarang lah yang tidak bisa memahami Al Quran dan Hadits saja tanpa kitab-kitab pendamping,” lanjutnya.

Ustadz Zakki menegaskan, untuk memahami kajian hukum Islam perlu sebuah metodologi yang ilmiyah dan baku, serta disepakati oleh umat Islam sepanjang zaman, dan metodologi itu adalah ilmu fikih.

“maka selain Al Quran dan Hadits, perlu ada Ijma’ dan Qiyas, Ijma’ yaitu mengikuti pendapat jumhur ulama’, dan Qiyas itu mengambil hukum dengan menyamakan status dan kondisi dengan kejadian yang dulu pernah terjadi,” terangnya.

Beliau menjelaskan fungsi Fiqih membahas hukum hingga furu’ atau cabang-cabang. Misalnya, di dalam Al Quran dijelaskan pencuri dihukum potong tangan, maka di ilmu Fiqih dibahas kriteria pencuri seperti apa yang dihukum potong tangan, karena tidak semua pencuri bisa dihukum potong tangan.

Kajian Fiqih

Menyadari bahwa Kajian Fiqih merupakan porsi terbesar dalam ajaran Islam, dibandingkan dengan disiplin keilmuan lainnya seperti akidah, tasawuf dan lain sebagainya, karena hal-hal yang berkaitan dengan hukum yang bukan qath’i dalam ajaran Islam selalu bersifat dinamis dan selalu berkembang.

Maka dari itu, Ilmu fikih sangat penting dikuasai sebagai kunci dalam memahami ajaran-ajaran yang terdapat dalam Islam. Untuk itu, tim religious specialist energibangsa.id bekerjasama dengan beberapa ustadz dari beberapa pesantren untuk menyelenggarakan kajian pendidikan Fiqih dasar untuk orang awam.

Dimas Ahmad Rizal, kepala bidang kajian pendidikan energibangsa.id menyebut bahwa alasan besar di balik adanya kursus privat kajian fiqih dasar ini adalah kesadaran pentingnya memahami Islam dengan cara yang baik dan benar.

“semakin ke sini, kesadaran akan pentingnya pendidikan agama sudah dirasakan oleh masyarakat awam, namun mereka yang tidak dari jalur pesantren bingung harus belajar ke mana dan ke siapa?” ujarnya.

“apalagi ada semacam kekhawatiran memilih guru agama yang dalam tanda kutip, keliru, nanti ujung-ujungnya radikal, kan bahaya,” lanjutnya.

Maka dari itu, Dimas menjelaskan perlu ada kajian fiqih yang bisa diminta untuk mengajarkan secara privat di rumah, sehingga proses belajar agama menjadi lebih khusyuk dan nyaman bersama keluarga.

“nanti akan diajarkan pengenalan empat madzhab, asal usulnya, dan kenapa berbeda-beda, lalu baru diajari fiqih dasar seperti apa,” pungkasnya.

Sobat energi yang ingin belajar fiqih dasar bisa menghubungi di sini. Bismillah, selain berkah belajar, semoga menjadi ibadah dan sedekah, karena sebagian dari biaya pendidikan akan diinfaqkan untuk anak yatim dan janda miskin.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Berbahagialah, Gamers Atlet eSport Memiliki Prospek Cerah di Masa Depan

Previous article

Spiderman ‘Datang’ ke Pare-Pare Hanya untuk Menjaring Sampah

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Religius