fbpx
Kabar IndonesiaNasional

Indonesia Bangun Kota Kreatif Pertama

ENERGIBANGSA.ID Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengemukakan gagasannya untuk membangun sebuah kota yang berbasiskan industri kreatif untuk pertama kalinya di Indonesia.

Kota kreatif tersebut nantinya akan menjadi pusat pengembangan ekonomi kreatif nasional.

Gagasan Triawan ini disampaikannya dalam sambutan dan di sela-sela acara sosialisasi Perpres nomor 142 tahun 2018, di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta.

Dalam acara tersebut ia menilai Indonesia sudah waktunya memiliki sebuah kota yang mendukung berbagai kegiatan dari para pelaku industri kreatif melalui kehadiran Bekraf Creative District (BCD).

“Bekraf Creative District (BCD) adalah sebuah konsep yang kami gagas berdasarkan kebutuhan dari para pelaku industri kreatif Indonesia,” ujar nya.

Triawan berharap ide ini segera terealisasi dalam kurun waktu 2019-2024 agar para pelaku industri kreatif di Indonesia bisa memiliki ekosistem terpadu yang baru dan  kondusif bagi karya kreatif mereka.

Nantinya BCD diproyeksikan akan berlokasi tak jauh dari Jakarta dan akan dibangun diatas lahan seluas 5.000 hektare (ha) yang sudah disiapkan.

“Mulai tahun ini kami akan merealisasikan kota kreatif, di 1 kota di dekat Jakarta. 1 jam dari Jakarta. Tidak usah saya sebutkan nama kotanya, nanti harga tanahnya malah makin mahal,” kata Triawan Munaf 

Bekraf pun akan fokus kepada 6 program subsektor prioritas guna mendukung konsep BCD.

Subsektor yang menjadi awal dari BCD adalah, Fashion, Film, Musik, Kriya, Kuliner, dan Games/Aplikasi Digital.

Dalam perencanaannya itu, BCD akan melibatkan stakeholders ekonomi kreatif utamanya asosiasi-asosiasi pelaku ekonomi kreatif yang terkait.

“Pada tahap ini kami masih fokus kepada penyusunan master plan dari BCD, karena ini merupakan pekerjaan besar yang melibatkan banyak pihak,” jelas Triawan.

BCD, dirinya melanjutkan, akan menjadi salah satu warisan dari kepemimpinan Pak Jokowi di periode kedua ini.

Pembangunan BCD sendiri akan dimulai tahun depan. “Kami juga mulai tahun depan, akan mulai segera menjalankan kegiatan kota kreatif yang benar-benar terencana, ” ucap Triawan.

Pembangunan BCD direncanakan akan didanai oleh swasta tanpa menggunakan APBN dalam jumlah besar.

Merujuk dari informasi yang dihimpun tim energibangsa.id, Pembangunan BCD diproyeksikan bisa melebihi Rp 100 triliun.

“Pendanaannya swasta, kita tentu sebagai badan harus ada dana ya untuk mengembangkan. Tali sebagian besar dari swasta,” paparnya seperti dikutip tim energibangsa.id dari detik.com.

Adanya kota kreatif atau BCD ini diharapkan dapat meringankan beban Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia dalam menopang pertumbuhan ekonomi kreatif.

Triawan pun yakin, pembangunan kota kreatif yang akan menajamkan fokus Indonesia dalam pengembangan ekonomi kreatif ini bisa memberikan kontribusi besar untuk perekonomian Indonesia.

Related Articles

Back to top button