fbpx
Olahraga

Indisipliner, Dua Pemain U-19 Gagal TC ke Kroasia

ENERGIBANGSA.ID (Jakarta) –Dua pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 yakni Serdy Ephy Fano dan Ahmad Afhridrizal, terkena imbas dari kedisplinan pelatih Shin Tae-Young.

Pasalnya dua pemain ini dicoret mantan pelatih Korea Selatan itu sehingga dipastikan tak dapat mengikuti training center (TC) di Kroasia. Pencoretan itu terjadi sebelum para punggawa berangkat ke Krosia pada, Sabtu (29/8).

Diketahui, baik serdy dan Ahmad yang berada di dalam satu kamar yang sama, melakukan pelanggaran kedisplinan atau tindakan indispliner karena telat datang ke tempat latihan selama 10 menit.

Dengan dicoretnya dua pemain asal Vamos Indonesia dan Bhayangkara FC ini, maka timnas U-19 Indonesia bakal dihuni 28 pemain yang berangkat ke Kroasia.

Baca Juga : Mirip Pikachu, Bulu Kucing Ini Berubah Kuning Setelah Diobati

Kabar pencoretan Serdy dan Ahmad pun dibenarkan oleh Ketua Umum organisasi sepak bola Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan atau yang dikenal Iwan Bule usai menghadiri pelepasan timnas U-19 Indonesia ke Kroasia di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8).

Sebelumnya, kata Iwan, PSSI berencana akan memberangkatkan 45 orang yang terdiri 30 pemain dan 15 official.

Namun, ada dua pemain yang tidak disiplin maka PSSI hanya memberangkatkan 43 pemain saja yang meliputi 28 pemain dan 15 official.

“Cuma karena mereka berdua telat datang selama 10 menit akhirnya ya dicoret oleh Shin Tae-yong,” ucapnya dilansir dari Bolasport.com.

Pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, sedang memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (29/8). (sumber: Bolasport.com)

Iwan Bule menegaskan pencoretan dua pemain ini merupakan murni keputusan dari Shin Tae-yong. “Itu kan keputusan pelatih, kami tidak bisa apa-apa.” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pelatih kebangsaan Korea Selatan itu sudah mengingatkan anak asuhnya untuk lebih disiplin lagi dalam melakukan hal.

Dalam wawancara terpisah, Serdy mengakui bahwa ia terlambat menghadiri latihan pada Sabtu pagi. Kebetulan ia dan Rizal berada di satu kamar di Hotel Fairmont, Senayan.

Coach Shin Tae-yong adalah pelatih yang sangat mempentingkan kedisiplinan dan tadi pagi waktu teman-teman lain sudah mau berangkat ke Stadion Madya, saya masih ketiduran,” kata Serdy, Sabtu (29/8/2020).

Ia mengakui bahwa dirinya dan Rizal terlambat untuk berangkat latihan. Saat teman-teman sudah mulai latihan ia dan rizal baru sampai.

Meski mengaku kecewa, Serdy tidak akan menyalahkan Shin Tae-yong atas pencoretannya.

“Ini benar karena kesalahan saya yang tidak disiplin. Itu sudah keputusan dari pelatih, saya hanya bisa menerima itu. Jujur saya kecewa tapi sekali lagi ini kesalahan saya dan saya harus bisa menerima.” ucap pemain yang berposisi stiker ini.

Pemain Bhayangkara FC ini mengatakan bahwa dirinya akan lebih disiplin lagi dan memberikan yang terbaik kedepan.

Belum diketahui apakah Shin Tae-yong akan mencari pengganti mereka berdua atau tidak.

Namun PSSI, melalui Iwan Bule mempersilahkan sang pelatih untuk mencari pengganti.

Bahkan PSSI pun saat ini sudah menyiapkan tiket pesawat dan visa untuk calon pemain timnas U-19 Indonesia.

“Tiket sudah kami siapkan visa juga sudah disiapkan tetapi demi kemajuan tim saya persilahkan Shin Tae-yong untuk melakukan itu (pemanggilan),” ucap Mochamad Iriawan.

Pada Sabtu (29/8) pukul 21.00 WIB, menurut informasi yang diperoleh tim energibangsa.id,  sebanyak 27 pemain timnas U-19 Indonesia diberangkatkan dari Jakarta menuju Kroasia.

Sementara, satu pemain yakni Elkan Baggott direncanakan bergabung dari Inggris ke Kroasia. Namun kehadirannya masih belum terkonfirmasi lantaran ijin dari Ipswich Town belum keluar. (Gilban/EB)

Related Articles

Back to top button