fbpx
Kabar Daerah

Indahnya Protokol Kesehatan di Pasar Bulu Semarang

SEMARANG, energibangsa.id – Penerapan protokol kesehatan di tempat umum sangat dianjurkan. Salah satunya adalah pasar. Tempat ini merupakan klaster penyebaran virus corona.

Pasar Bulu juga menerapkan protokol kesehatan. Hal ini diketahui bahwa pemerintah Kota Semarang juga memasang sekat transparan di setiap kios untuk memudahkan interaksi dan mengurangi interaksi langsung dari pedagang dan pembeli.

Tidak hanya itu, tempat untuk cuci tangan juga dipasang di beberapa sudut pasar. Pedagang dan pembeli juga diwajibkan menggunakan masker untuk perlindungan diri dari virus.

Berikut panduan saat di pasa tradisional dikutip dari Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang protokol kesehatan.

Protokol kesehatan di pasar tradisional

1.Perbarui informasi terkini mengenai Covid-19 di laman pemerintah.

2.Mengatur pedagang yang beroperasi sesuai ketentuan masing-masing pemerintah daerah.

3.Membentuk tim pencegahan Covid-19 di pasar

4.Menerapkan jaga jarak di area pasar, misalnya dengan mengatur jarak antar-lapak pedagang dan memberi tanda khusus di lantai pasar.

5.Menyediakan fasilitas cuci tangan dan sabun.

6.Melakukan disinfeksi dan pembersihan di area dan sarana yang sering digunakan, secara berkala minimal tiga kali sehari.

7.Pastikan sirkulasi udara berjalan baik dan terdapat sinar matahari, temasuk pembersihan filter AC

8.Menyediakan ruang khusus untuk pos kesehatan penangan pertama.

9.Melakukan sosialisasi dan edukasi soal pencegahan Covid-19 ke penghuni pasar.

10.Memasang media informasi di titik strategis untuk mengingatkan pengunjung.

11.Melarang siapapun yang sakit atau tidak memakai masker masuk ke area pasar.

12.Pasar yang dilengkapi lift atau tangga, hendaknya memperhatikan pembatasan jumlah orang yang mengakses.

13.Jika perlu, dilakukan permeriksaan rapid test secara bekala ke pedagang padar dan pekerja.

Sering lakukan pengecekan

Dinas Kesehatan Kota Semarang juga sering melakukan pengecekan di Pasar Bulu untuk memperingatkan masyarakat sekitar agar mematuhi protokol kesehatan.

Meskipun sudah diperingatkan, masih ada beberapa pedagang yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pedagang kelontong di Pasar Bulu.

“Ya, bagus mbak. Kadang orang-orangnya kurang disiplin. Tahu kalau dari Dinas Kesehatan lalu cepat-cepat pakai (masker) gitu,” Tutur Sri Dwi Hatmini (66).

Masyarakat yang berada di sekitar Pasar Bulu berharap agar Covid-19 cepat berakhir dan perekonomian kembali membaik. Selain itu juga masyarakat berharap keadaan ekonomi Indonesia kembali normal. (*)

Related Articles

Back to top button