Yusran Mannahau bersama penulis (dok pribadi)
Yusran Mannahau bersama penulis (dok pribadi)
Energi MudaEssai

Ilmuwan Kimia NU dari Bone

2


Oleh : Imron Rosyadi Hamid

Pemuda itu bernama Yusran Mannahau, asal Bone, Sulawesi Selatan. Bagi saya ia termasuk beruntung, karena selepas mengambil gelar master di UGM dalam bidang kimia, dia mendapatkan kesempatan untuk meraih gelar PhD di Jilin University Tiongkok.

Tidak hanya itu, Yusran Mannahau menjadi salah satu dari tujuh orang mahasiswa S3 Kimia yang terpilih mendampingi seorang profesor emiritus; Prof. Shilun Qiu, untuk melakukan riset di sebuah laboratorium kimia berkelas dunia milik Jilin University ( JLU Laboratory of Inorganic Synthesis and Preparative Chemistry ) di Guangzhou, China Selatan. Butuh 7 jam penerbangan untuk menuju ke sana, tapi begitulah ilmu harus dijemput, dan sebagai orang NU, Yusran menyadari itu.

Yusran Mannahau di laboratorium modern milik Jilin University (dok pribadi)

Yusran Mannahau sudah bertahun-tahun belajar di laboratorium modern itu. Tiongkok termasuk negara yang memiliki kepedulian tinggi dalam hal riset melalui kampus-kampus unggulan mereka dengan memberikan anggaran yang besar. Karena biar bagaimanapun dunia keilmuan, riset dan segala bentuk pengembangannya memang butuh bulghoh (biaya) besar sebagaimana Syech Zarnuji berfatwa dalam kitabnya.

Yusran kini memperdalam riset dalam hal Inorganic porous materials (material berpori inorganik) yang bermanfaat bagi industri elektronik (kapasitor) dan medis (rekayasa pembawa obat) dengan bimbingan Prof Shilun Qiu dan Prof. Qianrong Fang (salah satu dari 1000 profesor muda terbaik di China).

Saya berharap akan banyak anak-anak muda Indonesia semacam Yusran yang datang ke Tiongkok untuk mencari ilmu, hingga kelak anak-anak muda ini akan membawa Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara maju. Jadi, kapan kalian menuntut ilmu ke China? sudah ada hadits-nya, tinggal menata niat dan semangatnya.

* Rois Syuriyah PCINU Tiongkok

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Info Tarif Listrik Naik itu HOAX!

Previous article

Mengenal Madrasah TBS, Sekolah Favorit yang Tak Kenal Zonasi

Next article

You may also like

2 Comments

  1. Assalaamu ‘alaikum
    Maaf
    Setahu kami.. Yusran bukan alumni pesantren NU.
    Apa dia menjadi kader NU?

  2. wa alaikum salam, terimakasih atas klarifikasinya, mungkin pertimbangan pak Imron Rosyadi (ketua PCINU Tiongkok, sekaligus penulis essai di atas) menyebut Yusran sbg kader NU karena dia adalah anggota PCINU di Tiongkok, wallahu a’lam.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Energi Muda