Ekonomi & BisnisKabar Indonesia

Hore! Diskon Ojek Online Batal Dihapus

ENERGIBANGSA.ID – Kabar gembira untuk para pengguna jasa transportasi daring atau ojek online di Indonesia. Pasalnya, wacana penghapusan diskon untuk pengguna batal dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hal ini terjadi sebab Kemenhub tidak memiliki kewenangan untuk mengambil kebijakan tersebut.

“Saya kira promo itu di luar saya ya. Saya kan hanya mengatur yang menyangkut ini saja kan, tarif saja. Soal promo itu di luar kita,” ujar Budi Setiyadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Meski begitu, Budi mengimbau agar dua perusahaan penyedia jasa transportasi Go-Jek dan Grab tetap mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kedua perusahaan tersebut diperbolehkan memberi diskon kepada pengguna asalkan tidak melebihi tarif batas bawah transportasi online.

Data yang diperoleh Tim Energi Bangsa mendapati bahwa Kemenhub telah memberlakukan tarif batas bawah dan batas atas ojek online sesuai dengan peraturan menteri Nomor 12 Tahun 2019. Yakni sebesar Rp 1.850 – Rp 2.400/Km untuk zona I, lalu Rp 2.000 – Rp 2.500/Km untuk zona II, dan Rp 2.100 – Rp 2.600/Km untuk zona III.

Selain itu Kemenhub juga meminta agar Go-Jek dan Grab memperhatikan batasan waktu dalam pemberian diskon. Diharapkan dalam penerapannya tidak menerapkan diskon jangka panjang.

Menanggapi hal ini, Grab Indonesia menegaskan bahwa di negara lain tidak ada regulasi yang mengatur pemberian promo dan diskon. Meski begitu, Grab Indonesia akan tetap tunduk pada peraturan pemerintah dan akan aktif memberi masukan terkait kebijakan regulasi ojek online.

Mengutip dari CNBC, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengungkapkan bahwa tujuan pemberian promo dan diskon adalah sebagai upaya pengenalan jasa kepada para pengguna. Kemudian pemberian diskon juga dapat membuat pengguna tetap setiap pada platform tersebut serta mengubah kebiasaan pelanggan menjadi serba online.

Related Articles

Back to top button