fbpx
Kabar Daerah

Hindun Anisah Ramaikan Bursa Calon Bupati Jepara

JEPARA, energibangsa.id—Jadwal Pilkada mendatang memang belum jelas, namun sosok Wakil Sekjen DPP PKB Hindun Anisah dikabarkan bakal maju pada Pilkada di Jepara.

Jika benar Hindun maju, maka munculnya sosok perempuan ini bakal membuat warna tersendiri di Jepara.

Pasalnya, di sepanjang sejarah nyaris tak pernah ada sosok perempuan yang berani maju mencalonkan diri sebagai bupati atau pun wakil bupati.

Potensi Hindun

Sosok politisi perempuan PKB, Hindun, ini memiliki potensi pencalonan yang cukup luas.

Apalagi ia telah berpengalaman terutama dalam pertarungan perebutan kursi sebagai calon legislatif di kursi DPR RI.

 “Saat ini belum ada arah ke sana. Tapi karena sudah terjun di politik ya tinggal nanti bagaimana instruksi partai,” ungkap Hindun.

Nama Hindun Anisah sendiri disebut oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Jepara KH. Nuruddin Amin.

Wakil Ketua DPRD Jepara itu mengatakan partainya siap mengusung kadernya untuk maju di Pilkada Jepara.

Meski waktu pelaksanaannya masih belum pasti. Antara tahun depan atau 2024. Jika mengikuti regulasi yang ada saat ini, 2024.

PKB siang mengusung

“Kapan pun kami siap. Tak terkecuali mengusung kader sendiri. Salah satunya Bunda Hindun,” katanya.

Menurut Hindun Anisah sendiri untuk maju di kontestasi kepala daerah butuh proses panjang.

Apalagi dirinya yang lahir dari latar belakang keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU).

Menurutnya, butuh istikhiroh, izin suami, restu kiai, dan instruksi partai.

“Arahan dan bimbingan dari para kiai sepuh jadi pertimbangan khusus maju tidaknya pada pilkada,” ungkapnya.

Tak dipungkirinya ketika sudah terjun di politik, harus siap menerima segala konsekuensinya.

Sosok yang juga bertugas sebagai staf ahli Menteri Ketenagakerjaan itu akan mengikuti arus dan dinamika politik yang ada. Ia hanya fokus pada tugas yang saat ini dijalani.

Terinspirasi dari tokoh perempuan

Hindun menjadikan tiga tokoh perempuan Jepara sebagain inspirasinya. Tiga tokoh itu yakni Ratu Shima, Ratu Kalinyamat, dan RA. Kartini.

Ketiganya di mata Bunda Hindun adalah tokoh politik. Dengan latar belakang dan peran masing-masing. 

Ratu Shima dengan ketokohannya yang dikenal adil sudah pasti tokoh politik karena statusnya sebagai Ratu.

Begitu pula Ratu Kalinyamat. Yang sudah menjalin hubungan diplomatik dan mengembangkan pelabuhan serta armada perang Jepara.

“RA. Kartini sebagai pahlawan emansipasi juga memperlihatkan langkah-langkah politiknya dalam memperjuangkan hak perempuan,” tandas Hindun. (*) 

Related Articles

Back to top button