fbpx
INSPIRASI INDONESIAPendidikanPOLITIK

Hindun Anisah; Politisi Perempuan Paket Komplit, Cucu Mbah Hamid Pasuruan

ENERGIBANGSA.ID – Sehubungan dengan maraknya kampanye Anti Kekerasan Seksual dan advokasi pada perempuan, banyak sekali aktivis perempuan yang muncul. Salah satunya adalah Hindun Anisah.

Untuk itu, tim redaksi energibangsa.id akan mengulas profil dan biodata Hindun Anisah, Stafsus Menteri Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI yang berasal dari pesantren, dan merupakan cucu dari Mbah Hamid Pasuruan dan Mbah Ali Ma’sum Krapyak Jogjakarta.

Simak profil dan biodata Hindun Anisah yang menjadi Stafsus Ketenagakerjaan RI sekaligus pengasuh Pondok Pesantren yang bertempat di Bangsri, Jepara, Jawa Tengah.

Jika kamu penasaran profil dan biodata Hindun Anisah seorang Stafsus perempuan di Kemenaker RI, berasal dari pesantren, dan kerap mempopulerkan isu kesetaraan gender.

Kesadarannya terkait isu kesetaraan gender bermula ketika Ning Hindun berada di Pondok Salafiyah Pasuruan.

Ketika berada di pondok pesantren, Hindun Anisah kerap dikirim surat dari ibunya yang tinggal di Yogyakarta tepatnya di pesantren Ali Ma’sum Krapyak.

Isi dari surat yang dikirimkan kepada Hindun Anisah berisi kisah-kisah tokoh-tokoh perempuan hebat baik lokal maupun internasional.

Hindun Anisah; Politisi Perempuan Paket Komplit, Cucu Mbah Hamid Pasuruan
Hindun Anisah beserta perempuan pelaku UMKM

Dari situlah, Hindun Anisah terinspirasi dan ingin mencontoh apa yang dilakukan tokoh-tokoh perempuan hebat tersebut.

Terbukti saat ini Hindun Anisah aktif dalam berbagai kegiatan terkait dengan kesetaraan gender, dan malang-melintang menjadi narasumber terkait pendidikan, parenting, dan perempuan di dalam dan luar negeri.

Saat ini, Hindun Anisah aktif terjun di berbagai lembaga seperti ELKPERA (Lembaga Kajian Perempuan dan Anak), LBH NU, LKK NU, dan sekaligus menjadi koordinator Aliansi Perlindungan Perempuan dan Anak wilayah Jepara.

Perempuan yang menikah dengan Gus Nung (Nuruddin Amin), pengasuh pondok pesantren Hasyim ‘Asyari ini sering mendampingi perempuan korban KDRT di Kabupaten Jepara.

Hindun Anisah adalah lulusan dari Fakultas Syari’ah Jurusan Perbandingan Madzhab di IAIN Sunan Kalijaga, dan di FISIPOL Universitas Gajah Mada Jogjakarta di waktu yang hampir bersamaan.

Beberapa tahun kemudian, Bunda Hindun -sapaan akrabnya- mendapatkan beasiswa dari Ford Foundation untuk melanjutkan S2 di Universitas Amsterdam Belanda, jurusan Antropologi Kesehatan.

Dalam tesisnya, Hindun Anisah mengangkat studi kasus tentang tradisi pemakaian ‘ramuan Madura’ oleh para isteri di pulau Madura yang dalam kabarnya mampu untuk memuaskan suami.

Ibu dari lima orang anak ini, sekarang menjadi Stafsus Perempuan di Menteri Ketenagakerjaan RI.

Selain itu, ia sibuk mengurus dan mengajar para santri di pesantren Hasyim Asyari Bangsri yang dikenal dengan Pesantren Joglo.

Itulah profil dan biodata Hindun Anisah, Stafsus Menteri Ketenagakerjaan RI yang berasal dari pesantren, aktivis perempuan, dan kerap mempopulerkan isu kesetaraan gender.*

Related Articles

Back to top button