fbpx
Gaya HidupOpini / GagasanRagam Bangsa

Hikmah yang Patut Diteladani dari Video Vina Garut

ENERGIBANGSA.ID – Kasus video syur Vina Garut sempat menghebohkan jagat pemberitaan tanah air. Video asusila yang ditengarai berasal dari wilayah Garut, Jawa Barat itu beredar luas dan cukup meresahkan mayarakat.

Video tak senonoh yang melibatkan tiga orang pria dan satu orang wanita ini mendadak viral setelah sebuah akun mengunggah video yang diberi judul “Vina Garut” di media sosial Twitter. Berbagai macam cuitan di kolom komentar netizen turut menyumbang kehebohan video ini.

Di tengah peliknya isu rasis dan juga geger pemindahan ibu kota ke Kalimantan, video Vina Garut seolah menjadi distraksi bagi masyarakat Indonesia. Semua orang berbondong-bondong sibuk mencari link video tersebut.

[Baca juga: Hati-Hati, Ada Virus dalam Link Video Vina Garut!]

Bahkan tagar #bagilinkdong pun begitu masif digencarkan oleh banyak pengguna media sosial dari berbagai platform. Seolah terhipnotis, masyarakat akhirnya abai dengan beberapa isu nasional yang sedang terjadi di Indonesia.

Namun apakah video ini hanya sekadar ulah usil oknum tak bertanggung jawab atau memang ada maksud dan tujuan tertentu dari berbagai kelompok?

Terlepas dari semua yang terjadi, setiap kisah pasti mempunyai hikmah tersendiri, tak terkecuali video Vina Garut ini. Berikut beberapa hikmah yang berhasil ditemukan Tim Energi Bangsa dari beredarnya video Vina Garut

Adanya kurikulum berbasis agama

Dengan beredarnya video Vina Garut, Dinas Pendidikan Kota Garut tak hanya tinggal diam. Adanya kebijakan kurikulum berbasis pesantren dirasa mampu untuk menanamkan dasar-dasar agama untuk siswa dan siswi.

Lebih general, kurikulum ini tidak spesifik untuk siswa yang beragama islam saja, namun untuk semua agama. Penanaman nilai-nilai agama ditingkatkan melalui proses belajar-mengajar di sekolah.

Masyarakat lebih peka mengenai edukasi seks

Mudahnya akses internet membuat masyarakat yang memiliki anak kecil merasa was-was. Hal ini seharusnya menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat Indonesia bahwa pendidikan seks sejak dini sangat berperan penting bagi pertumbuhan anak.

Indonesia merupakan negara yang masih menggap seks adalah sebuah hal yang tabu. Dengan adanya kasus ini, orang tua diharapkan dapat mengedukasi anaknya sejak dini tentang apa itu seks dan mengontrol penggunaan internet.

[Baca juga: Viral Video Vina Garut, Kemana Saja KPI dan Kominfo?]

Sebagai evaluasi kinerja pemerintahan

Dengan adanya kasus ini, masyarakat mampu menilai kinerja instansi pemerintahan khususnya Kominfo dan KPI. Dengan berbagai macam kritik yang muncul dari masyarakat, seharusnya menjadi acuan untuk Kominfo dan KPI agar lebih sigap mengatasi permasalahan seperti ini. Hal ini merupakan tamparan keras untuk instasi pemerintahan supaya meningkatkan kinerjanya.

Segala sesuatu yang bersifat kurang baik pasti memiliki makna yang dapat kita jadikan pelajaran di masa mendatang. Maka dari itu, jangan jadi manusia yang berpikiran sempit ya, Sobat Energi. Jangan memandang segala sesuatu hanya dari satu perspektif saja. Semoga ada pelajaran postif yang bisa diambil dari kasus ini.

  • Artikel ditulis oleh Siti Nurhayati, Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro.

Related Articles

Back to top button