fbpx
KesehatanTeknologi

Hentikan! Streaming Video Porno Sebabkan Polusi, Lho!

ENERGIBANGSA.ID – Jika Sobat Energi memiliki kebiasaan streaming video pornografi, mulai sekarang segera hentikan!

Selain menyebabkan kecanduan, streaming video porno juga dapat menghasilkan jumlah karbon dioksida yang setara dengan polusi di negara Belgia. Hal ini sebagaimana diterangkan penelitian Prancis The Shift Project.

Menukil dari laman The Independent, para peneliti mengungkapkan efek dari streaming video yang belum banyak orang ketahui.

Secara keseluruhan, aktivitas streaming video menghasilkan 300 juta ton karbon dioksida setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, sepertiganya dihasilkan dari streaming video pornografi.

Penelitian tersebut diketuai oleh seorang ahli dalam bidang komputer bernama Maxine Efoui-Hess.

Melalui penelitian itu, Maxine menyebutkan bahwa konsumsi energi dari teknologi digital meningkat sembilan persen per tahunnya. Padahal, 60 persen aliran data dunia berasal dari streaming video online.

Para peneliti menilai, sektor digital perlu diteliti lebih cermat mengingat saat ini ada kebutuhan mendesak untuk mengurangi emisi global.

“Dampak lingkungan langsung ataupun tidak langsung terkait penggunaan teknologi digital kian meningkat dengan cepat,” kata peneliti.

Yang mencengangkan, secara total, teknologi digital memancarkan empat persen emisi gas rumah kaca yang lebih besar dibandingkan penerbangan sipil.

Pergerakan orang membuat video yang berkualitas tinggi diperkirakan mendorong emisi dua kali lipat ketimbang sekarang. Industri pornografi pun sangat bergantung pada pemasaran online, berbeda dengan film dan televisi yang masih memiliki platform berkarya konvensional.

“Dari sudut pandang perubahan iklim dan batasan lingkungan, tantangannya bukan melawan pornografi, akses email, atau membatasi layanan streaming seperti Netflix. Tantangan sebenarnya adalah menghindari konsumsi digital yang berlebihan dan dianggap kurang penting,” ungkap Christ Preist, Ilmuwan dari Universitas Bristol.

Untuk mengatasi hal ini, peneliti memberi saran untuk mengurangi pemutaran video secara otomatis (autoplay) atau mentrasmisikan video tinggi ketika tidak diperlukan.

Daripada streaming video porno, mending baca artikel-artikel positif di Energi Bangsa aja ya!

Related Articles

Back to top button