pemprov jateng keluarkan perda larangan dagang anjing
Kabar IndonesiaKesehatanRagam Bangsa

Hentikan Perdagangan Daging Anjing, Pemprov Jawa Tengah Ambil Langkah Tegas

0

ENERGIBANGSA.ID – Perdagangan daging hewan yang tak layak konsumsi baru-baru ini kembali ramai diperbincangkan. Pasalnya, daging yang diperjual belikan berasal dari hewan yang tak lazim dikonsumsi seperti anjing.

Menanggapi hal tersebut Pemerintah Jawa Tengah langsung mengambil langkah tegas. Perintah pelarangan konsumsi daging anjing di seluruh wilayah kota dan kapubaten pun dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dikeluarkannya perintah tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, diketahui terdapat laporan mengenai jaringan distribusi yang melayani konsumen daging anjing di Provinsi Jawa Tengah. Menurut laporan jaringan mayoritas jaringan distribusi tersebut berbasis di Surakarta Raya yang juga meliputi Kota Surakarta dan kabupaten sekitarnya.

Dilansir dari thejakartapost.com, Dog Meat Free Indonesia (DMFI) yang merupakan sebuah organisasi non pemerintah ini menjelaskan jika setiap bulannya sekitar 13.700 anjing dibunuh untuk dijual sebagai makanan melalui kios-kios di Surakarta Raya.

Menengok Undang-Undang tentang Makanan Tahun 2012 yang menetapkan bahwa anjing tidak memenuhi syarat untuk menjadi sumber makanan yang dapat dikonsumsi karena mereka bukan produk pertanian atau hasil hutan.

Usai melalukan pertemuan dengan perwakilan dari DMFI pada Selasa (3/12/2019) Ganjar pun menyampaikan agar bersama-sama mendorong Pemerintah Surakarta untuk mengeluarkan peraturan ketat tentang pelarangan konsumsi atau penjualan daging anjing.

Tak hanya itu, orang nomor 1 Jawa Tengah itu juga mendesak pemilik restoran dan warung kaki lima yang menjual masakan dari daging anjing untuk beralih ke daging lainnya.

Ia bahkan menambahkan bahwa konsumen daging anjing harus memahami bahwa konsumsi daging anjing dapat meningkatkan resiko penyebaran rabies. Oleh karena itu, Ganjar mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi daging yang seharusnya dikonsumsi seperti daging sapi dan ayam yang rasanya jauh lebih enak.

Semoga langkah yang diambil Pemprov Jawa Tengah ini dapat menginspirasi wilayah lainnya sehingga target untuk menjadikan Indonesia bebas rabies 2020 bisa segera terwujud.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain
Pemerhati Sosial dan Budaya Milenial, mengenyam pendidikan Komunikasi Bisnis di UDINUS

Cek Kesehatan Matamu di Optik Pandanaran, Gratis!

Previous article

Petani Milenial di Jawa Tengah Tingkatkan Hasil Produksi Ekspor

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.