fbpx
Lewat ke baris perkakas
KesehatanKita IndonesiaTeknologi

Helm Pembasmi Kanker Karya Anak Bangsa

ENERGIBANGSA.ID – Kesehatan bagi manusia adalah harga yang sangat mahal, diakhir-akhir ini ada bermunculan penyakit yang belum juga di temukan cara mengatasi penyakit tersebut salah satunya Penyakit Kanker.

Penyakit Kanker adalah bagaikan bom yang dapat meledak kapan saja dan penyakit ini tidak memandang usia, pada awalnya orang yang sudah terkena Penyakit Kanker bisa dikatakan membutuhkan jangka waktu cukup lama untuk mematikan sel-sel kanker yang menggerogoti tubuh manusia.

Namun dengan perkembangan teknologi ada beberapa teknologi temuan Karya Anak Bangsa untuk melawan dan mematikan sel kanker.
Tidak hanya Negara Barat saja yang dapat mengembangkan teknologi pembasian sel-sel kanker, ternyata dengan melalui Karya Tangan Anak Bangsa Indonesia alat pembasmi Kanker Otak tercipta.

Alat Pembasmi Kanker Otak sepintas menyerupai pelindung kepala akan tetapi bedanya ada beberapa lubang konektor yang terhubung langsung dengan komputer.

Penemu Alat Pembasmi Kanker Karya Anak Bangsa ini adalah Warsito P Taruno lulusan dari Shizuoka University, dialah sosok besar yang menemukan alat pembasmi Kanker Otak yang diduga dapat menekan biaya pengobatan orang yang mengidap penyakit Kanker Otak dan dapat meminalisir paparan radiasi tinggi dari pengobatan kanker pada umumnya.

Menurut Warsito yang juga menjabat sebagai Ketua Umum MITI (Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia)

“alat ini pengembangan dari riset kami didalam bidang tomografi. Setelah alat pembasmi Kanker Payudara,” jelasnya sebagaimana ditulis energibangsa.id

Cara kerja dari alat yang yang dikembangkan bersama oleh MITI dengan Ctech Labs ( Center fo Tomography Reseaech Laboratory ) Edwar Technology ini menggunakan metode radiasi listrik statis dan penemuan alat ini juga sudah menjalani beberapa serangkaian uji coba kepada pasien penderita Kanker Otak Kecil.

Alat Pembasmi Kanker Otak ini pernah menggelar seminar di Universitas Sumatra Utara (USU) dan mendapat respon dari pria yang berasal dari Karanganyar

“Karena Otak Kecil sebagai pengendali sistem tubuh motorik tubuh, maka pasien sudah tidak bisa menggerakkan seluruh ototnya. Dia hanya bisa terbaring dan tidak mampu bergerak termasuk menelan makanan dan minuman yang diasupkan ke mulutnya” jelasnya.

Ada salah satu pasien Kanker Otak yang sudah menjalani terapi selama kurang lebih 2 bulan dan membuahkan hasil seperti dapat menggerakkan anggota tubuhnya, termasuk juga dapat tersenyum.

Pada tahun 2012 waktu yang mengaharukan bagi Bapak Warsito karena karyanya diberi nama ECCT (Electro-Capacitive Cancer Therapy) telah memiliki hak paten.

Seluruh dunia menyoroti buah Karya Anak Bangsa, sebut saja diantara adalah The University of King Abdulaziz, Saudi Arabia, Departemen Energi Amerika dan bahkan NASA. Namun nampaknya Karya Anak Bangsa yang satu ini kurang mendapatkan apresiasi dari Pemerintahan yang ada di Indonesia.

Walaupun kurang mendapatkan perhatian dari Pemerintah Indonesia jelas Karya Anak Bangsa Bapak Warsito yang mencurahkan dalam kurun waktu 12 tahun adalah wujud dari cinta dan dedikasi yang luar bagi Negara Indonesia.

Mari dukung terus karya Anak Bangsa jangan berhenti untuk berkarya dan mari bersama-sama mengharumkan nama Indonesia di dunia, maju terus karya anak bangsa.

Related Articles

Back to top button