fbpx
Ekonomi & Bisnis

Heineken Bakal PHK 8000 Pekerja, Bagaimana dengan Congyang?

SEMARANG, energibangsa.id—Perusahaan produsen bir asal Belanda, Heineken bakal melakukan PHK 8000 pekerjanya.

Kabarnya, langkah PHK yang dilakukan oleh produsen minuman itu akibat imbas Covid-19. Banyak hotel tutup.

Dilansir dari CNBC, Rabu (10/2/2021), Heineken mencatat kerugian bersih 204 juta euro (Rp3,4 triliun) di 2020.

Penjualan turun 17% menjadi 23 miliar euro. Hanya kurang dari 30% gerai beroperasi di Eropa di akhir Januari 2021.

Heineken Bakal PHK 8000 Pekerja, Bagaimana dengan Congyang?

“Pandemi Covid-19 dan tindakan pemerintah terus berdampak material pada pasar dan bisnis kami,” pernyataan dari otoritas Heineken seperti ditulis AFP, Rabu (10/2/2021).

Apa kabar Congyang?

Congyang merupakan produk minuman khas Semarang. Minuman itu merupakan hasil fermentasi beras dan gula pasir, sepirit, perasa kopi moka.

Komposisi lainnya, yakni pewarna makanan, yang dilengkapi dengan beberapa kandungan lain dan tergolong dalam alkohol tipe B.

Meski dalam label atau kemasannya diberi nama ‘Cap Tiga Orang’ namun warga Kota Semarang sering menyebutnya dengan nama ‘Ceye (CY)’ atau ‘Congyang’.

Covid-19 jelas tak hanya ‘menyerang’ pabrikan Heineken asal Belanda. Corona di Jawa Tengah Indonesia juga makin meningkat.

Beragam upaya penanganan pemerintah pun dilakukan. Termasuk menerapkan Gerakan Jateng di Rumah Saja hingga PPKM Mikro yang dimulai Selasa (9/2/2021) kemarin.

Nah, seiring dengan adanya pembatasan-pembatasan sosial apakah PT Tirto Waluyo produsen merk Congyang juga merasakan dampak yang sama? Entahlah! (dd/EB)

Related Articles

Back to top button