fbpx
Inspirasi Bangsa

Gojeck dan Grab Punya ‘Pesaing’ Baru, di Demak Namanya ‘GoBah”

ENERGIBANGSA.ID—Terinspirasi dari Gojek dan Grab, warga Demak menciptakan “GoBah” yaitu ojek unik yang hanya beroprasi di sawah atau lahan pertanian.

GoBah ini bisa dipesan saat petani sedang panen.

Koordinator Paguyuban GoBah di Demak, Fahmi menyampaikan nama GoBah diambil dari kata gojek dan gabah yang bertujuan sebagai jasa pengantar gabah.

Gabah ini diantarkan dari sawah menuju truk yang menunggu di tepi jalan.

Mereka tidak bekerja memakai aplikasi seperti driver Gojek atau Grab. GoBah ini sebagai alternatif jika truk tidak bisa masuk ke dalam sawah.

Berdiri sejak 2020

GoBah berdiri sejak tahun 2020 dan hanya beroperasi di Demak.

Para driver GoBah sudah sering berkumpul ketika masih menjadi tukang ojek pengkolan yang berada di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak.

“Sebenarnya para drivernya sudah sering berkumpul ketika maih menjadi tukang ojek pengkolan,” ujar Fahmi.

Minimal 5 ribu perkarung

Untuk hitungan harga, satu karung gabah akan diberi harga  minimal Rp5 ribu. Rata-rata, dalam satu hari bisa mengangkut 100 karung gabah lebih.

“Dalam sehari kita bisa ngangkut ratusan gabah dari warga yang sedang panen,”katanya.

Bahkan, pekan ini sudah sepuluh hari laris manis dipesan untuk jasa angkut gabah dari sawah menuju truk.

Dengan adanya GoBah, tentunya sangat membantu perekonomiannya saat pandemi.

Cara memesan

Cara memesan GoBah masih terlihat sederhana, bisa melalui nomor WhatsApp atau menghubungi ketua paguyuban. Setelah itu, para driver akan dibagi ke lokasi pemesan.

Pemesanan ini dinilai lebih simple karena bisa dikoordinir langsung oleh ketua paguyuban saat memesan GoBah.

Untuk pembagian hasil, paguyuban memiliki absen setiap harinya.

Uang nantinya akan dikumpulkan terlebih dahulu untuk dibagikan kepada driver yang sudah berangkat.

GoBah sendiri mulai beroperasi pukul 9 pagi hingga petang. Hingga saat ini anggotanya sudah berjumlah lebih dari 30 orang. (Nicola/EB)

Related Articles

Back to top button