fbpx
Otomotif

Hati-hati, Salah Pasang Baut Pelek Truk dan Bus Bisa Berakibat Fatal

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Jumlah baut yang terdapat dalam pelek truk maupun bus lebih banyak daripada kendaraan kecil. Jumlah yang tertera berkisar delapan atau sepuluh. Seperti halnya dengan mobil kecil, memasang baut pada pelek truk maupun bus juga tidak boleh asal memasang.

Ketika memasang diwajibkan searah dengan jarum jam.

Independent Tire Analyst dan Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta Bambang Widjanarko mengatakan, memasang baut harus diagonal, jangan urutan seperti jam.

“Jika dianalogikan seperti jam, cara pasang baut pelek mulai dari jam 12, lalu jam 6, kemudian jam 9, lalu jam 3, dan seterusnya, menyilang. Jangan pasang berurutan seperti searah jarum jam, karena kekencangan baut akan tidak merata,” kata Bambang, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Kemudian saat mengencangkan baut juga harus dilakukan bertahap. Pertama setengah kencang, lalu ditambah kekencangannya saat semua baut sudah terpasang. Jangan lupa, mengencangkan juga harus diagonal polanya.

Bambang menambahkan, jika kekencangan baut pada pelek tidak merata maka resikonya bisa ada retak antar lubang baut atau roda mengalami masalah High Running Out (HRO), terjadi getaran hebat saat kecepatan mencapai 80 kpj.

“Jika ada retak antar lubang baut, bahayanya bisa patah peleknya dan ketika pelek mengalami HRO, kendaraan tidak akan bisa dikendalikan ketika rem mendadak,” ucap Bambang.

Tentunya jika hal diatas terjadi, bisa membahayakan bagi pengguna jalan lain. Apalagi dengan beban truk yang berat, peran ban sangat krusial sebagai menopang kendaraan. (EB/kompas).

Related Articles

Back to top button