Hari Ini Terakhir! Begini Lho Cara Dapat Kuota Gratis Kemendikbud
Sejumlah siswa belajar daring dengan menggunakan gawai. (Sumber: Antara)
Nasional

Hari Ini Terakhir! Begini Lho Cara Dapat Kuota Gratis Kemendikbud

0

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) — Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencanangkan program subsidi kuota internet bagi siswa dan guru. Hari ini, Jumat (11/9), menjadi tenggat waktu terakhir pengajuan nomor telepon seluler atau handphone (HP).

Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud, Evy Mulyani, mengkonfirmasi hal tersebut.

“Benar (terakhir hari ini), 11 September 2020,” ujar Evy saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/9).

Pada awalnya, Kemendikbud merencanakan pendataan dibatasi hingga 31 Agustus 2020. Namun, diperpanjang hingga hari ini, Jumat, 11 September 2020. Pengisian data tersebut dilakukan melalui aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Pemberian kuota gratis ini dalam rangka mendukung penyelenggaraan pendidikan jarak jauh (PJJ). Di mana, Kemendikbud memberikan kuota internet gratis kepada siswa sebesar 35 GB per bulan dan guru 42 GB perbulan.

Sedangkan bagi mahasiswa dan dosen masing-masing diberi kuota sebesar 50 GB per bulan.

Kemendikbud berencana membagikan kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen selama empat bulan, dimulai dari September hingga Desember 2020.

Cara Mendapatkan

Untuk mendapatkan kuota gratis dari Kemendikbud, beginilah langkah-langkahnya. Seluruh kepala satuan pendidikan atau sekolah melengkapi data nomor ponsel penerima subsidi. Pengisian data dilakukan melalui aplikasi Dapodik. Kemudian, kuota internet akan dikirim ke nomor ponsel yang dimasukkan ke aplikasi tersebut.

Dapodik sendiri berfungsi untuk menjaring data pokok pendidikan (Satuan Pendidikan, Peserta Didik serta Pendidik dan tenaga Kerja Kependidikan) yang akan dimanfaatkan dalam berbagai kebijakan pendidikan.

Sebelumnya juga diberitakan, Kemendikbud mengalokasikan dana sebesar Rp 7,2 triliun untuk subsidi kuota internet siswa, guru, mahasiswa serta dosen.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, langkah ini dilakukan karena adanya masukan dari masyarakat karena merasa ada kendala pada pulsa dan kuota internet dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Pulsa ini adalah (masalah) nomor satu,” papar Nadiem di ruang rapat Komisi X DPR RI, seperti dilansir lama Kemendikbud, Kamis (27/8). (Annisaa/EB/kompas).

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Alhamdulillah, Dana BOS untuk Madrasah dan Pesantren Dipastikan Naik

Previous article

Yuk Intip Sejarah Penamaan Motor Bebek, Kok Namanya Gitu?

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Nasional