fbpx
Kabar Indonesia

Hari Ini, Pendiri Kompas Jacob Oetama Tutup Usia

ENERGIBANGSA.ID (Jakarta) — Hari ini, Rabu (9/9), salah satu pendiri Kompas Jacob Oetama meninggal dunia di usia 88 tahun. Jacob sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Rencananya, jenazah Jacob akan dibawa ke rumah duka dan kemudian akan disemayamkan terlebih dahulu di gedung Kompas Gramedia.

Rencananya Jacob akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Namun, belum diketahui kapan waktu pemakamannya tersebut.

Jacob adalah putra seorang pensiunan guru di Sleman, Yogyakarta. Karier jurnalistik Jacob dimulai ketika menjadi redaktur Mingguan Penabur tahun 1956 dan berlanjut dengan mendirikan majalah Intisari tahun 1963 bersama PK Ojong, yang mungkin diilhami majalah Reader’s Digest dari Amerika.

Dua tahun kemudian, 28 Juni 1965, bersama Ojong, Jacob mendirikan harian Kompas yang dikelolanya hingga kini. Tahun 80-an Kompas Gramedia Group mulai berkembang pesat, terutama dalam bidang komunikasi.

Saat ini, Kompas Gramedia Group memiliki beberapa anak perusahaan/bisnis unit yang bervariatif dari media massa, toko buku, percetakan, radio, hotel, lembaga pendidikan, event organizer, stasiun TV hingga universitas.

Selain itu, bersama dengan Jusuf Wanandi, Muhammad Chudori, Eric Samola, Fikri Jufri, Goenawan Mohamad, H G Rorimpandey dan Harmoko, Jakob Oetama juga ikut mendirikan The Jakarta Post, harian nasional Indonesia berbahasa Inggris. (merdeka.com).

Related Articles

Back to top button