fbpx
Kabar Daerah

Harapan Richadl di Harlah ke-95 NU: Semoga Terus Berkontribusi untuk Bangsa, Menjaga Keutuhan Negara

SEMARANG, energibangsa.id—Semoga NU semakin mencintai dan dicintai umat”, menjadi kata pembuka pesan sosok muda Nahdlatul Ulama (NU) Jateng, Muhammad Ngainirrichadl.

Politisi PPP Jawa Tengah itu kemudian memberikan pemaparan kontribusi ormas Islam NU bagi bangsa Indonesia.

Richadl, sebagaimana panggilan akrab sosok muda yang duduk di kursi DPRD Provinsi Jateng, menceritakan awal kelahiran ormas NU yang jatuh pada 31 Januari 1926, silam.

“Awal mula berdirinya Nu, tentu dalam rangka melindungi, mempertahankan dan membela Nusantara. Menyelamatkan Indonesia dari belenggu penjajahan kaum kolonial. Serta, berjuang untuk menegakkan kedaulatan RI”, terang Richadl.

Ia juga menjelaskan, NU dalam konteks pemberdayaan berperan melindungi masyarakat, bergerak dalam beragam bidang dan salah satunya pendidikan pesantren.

Kontribusi NU

Pesantren, sebagaimana disebut Richardl, sebagai ciri khas dari NU. Menurutnya, pesantren merupakan pondasi dasar yang menanamkan budi pekerti, akidah Islamiyah di seluruh warga anak bangsa dalam mencapai pendidikan berakhlak karimah.

“Dari ribuan pesantren di pelosok nusantara, itu menjadi ciri khasnya. Dan di pesantren pula, saat ini telah dikembangkan pendidikan formal baik itu madrasah atau sekolah”, sambungnya.

“Dan semua lembaga itu berkontribusi lebih di bidang pendidikan. Pun dengan kesehatan, saat ini juga telah banyak berdiri rumah sakit NU dan tentu memberikan kontribusi bagi kesehatan umat”, imbuhnya.

Sekretaris Komisi B DPRD Jateng itu menambahkan, NU dalam bidang sosio-kemasyarakatan juga banyak berperan seperti dengan mendirikan yayasan-yayasan di bawah NU.

“Outputnya, menjaga masyarakat kurang mampu, mendirikan panti jompo, dan semua perlu dinangui NU”, tegasnya.

Harapan dan doa

Diakhir penyampaian pesan suaranya kepada energibangsa.id, mantan aktivis PMII Kota Semarang itu berharap agar NU terus semakin maju, di masa depan.

“Saya berharap bisa NU maju, baik secara ormas maupun kelembagaannya. Semua dapat tertata dengan lebih baik, sehingga NU tetap menjadi gawang keutuhan dan kekokohan negara”, pintanya.

“Semoga NU tetap jaya, semoga tetap terus berkiprah penuh dalam pembangunan serta menjaga keutuhan NKRI”, pungkasnya. (dd/EB)

Related Articles

Back to top button