fbpx
Energi MudaKita Indonesia

Hamidullah Ibda’, Akademisi dari NU yang Terpilih dalam Program PEP MEQR Kemenag – World Bank

ENERGIBANGSA.ID – Mencari tahu siapa Hamidullah Ibda’ tidaklah sulit, cukup ketik namanya saja di mesin pencarian, akan ada ratusan kisah prestisius, deretan prestasi dan sumbangsih karya intelektual yang terindex dengan namanya.

Dosen yang juga merupakan PJs Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan INISU (Institut Islam Nahdlatul Ulama) Temanggung itu baru-baru ini terpilih menjadi Fasilitator Provinsi (Fasprov) MI Bidang Literasi dan Sains dalam Program Madrasah Reform Realizing Education’s Promise dan Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR).

Sebagai informasi, Program REP-MEQE ini merupakan proyek bersama Kemenag dan Bank Dunia (World Bank).

REP-MEQR merupakan program dengan tujuan meningkatkan kualitas tata kelola penyelengaraan pendidikan dasar dan menengah di Kemenag.

Proyek ini dilaksanakan dalam waktu lima tahun, dimulai pelaksanaan proyek pada tahun 2020 dan berakhir pada tahun 2024.

Energi Muda Banyak Karya

Selain aktif menjadi dosen dan pejabat kampus, intelektual muda asal Pati ini juga merupana seorang penulis produktif. Karya ilmiahnya baik yang berupa ‘suhuf-suhuf’ artikel, banyak mewarnai berbagai media nasional.

Karya intelektualnya dalam bentuk buku juga tidak sedikit, sobat energi bisa membuktikannya sendiri di daftar ISBN. Nama Hamidullah Ibda pasti tidak sulit ditemukan di sana. Baik sebagai penulis buku, maupun sebagai editor buku.

Kecintaannya pada dunia pendidikan mengantarkannya pada berbagai prestasi yang mengkilap baik di level regional maupun nasional.

Dalam bertahun-tahun ke depan, nama Hamidullah Ibda’ akan selalu kekal dan dikenang sebagai energi muda di dunia pendidikan.

Tidak Berjuang Sendiri

Warga Jawa Tengah pada umumnya, dan khususnya warga NU Jawa Tengah, layak berbangga karena memiliki praktisi, aktivis, pengamat, dan pemerhati pendidikan seperti Hamidullah Ibda’, pasalnya pengurus PWNU Jateng satu ini memang selalu aktif mensosialisasikan pentingnya mengutamakan logika ilmiah di era yang disruptif ini.

Dalam sepak terjang di dunia pendidikan, alumnus Universitas Negeri Semarang ini juga didampingi oleh peran istri yang saling mengisi dan saling melengkapi.

Adalah Dian Marta Wijayanti, perempuan hebat di balik segala aktifitas Hamidullah yang selalu mendukung peran aktifnya dunia pendidikan.

Dian Marta sendiri merupakan praktisi di dunia pendidikan, tepatnya menjadi tenaga pengajar di SDN Sampangan, dan memiliki prestasi di dunia literasi yang tak kalah mentereng.

Hal itu bisa dilihat di dinding ruang tamu rumahnya, ada berderet-deret piagam terpasang rapi menghiasi dinding rumahnya di Jalan Menoreh Utara XII, Sampangan.

Hamidullah yang dosen muda berbakat didampingi Dian Marta, seorang guru SD yang hebat adalah paduan serasi di dalam dan luar dunia literasi dan pendidikan Jawa Tengah.

Tandem yang Tepat

Kembali pada Program Madrasah Reform Realizing Education’s Promise dan Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR). Dalam jihad intelektualnya kali ini, Hamidullah tidak sendiri, ada Andrian Gandi Wijanarko yang merupakan PJs Kaprodi PGMI yang juga menjadi Fasprov Sains MI.

Mereka berdua mengikuti Pelatihan Calon Fasilitator Provinsi (Fasprov) Jenjang Madrasah Ibtidaiyah Program PKB Guru dan Tendik Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Tahun Anggaran 2021 di Hotel Golden Tulip Tangerang yang resmi dibuka Jumat 19 Juni 2021 yang digelar Kementerian Agama RI bersama World Bank dan akan berakhir pada Selasa 22 Juni 2021.

Tugas Berat

Hamidulloh Ibda’ yang didaulat menjadi Fasprov Literasi MI yang mewakili Provinsi Jawa Tengah mengatakan tugas Fasprov ke depan sangat berat karena akan melatih Fasilitator Daerah agar mereka bisa melatih lagi KKG dan MGMP.

Hamidullah berharap keikutsertaannya dalam program itu dapat berkontribusi pada kemajuan literasi MI di Jawa Tengah. Semoga tujuan mulia itu bisa menjadi energi positif untuk bangsa Indonesia ya, sob. (*)

Related Articles

Back to top button