Kabar Daerah

Hadapi Adaptasi Kebiasaan Baru, Polres Semarang Lakukan ini di Obyek Wisata

Energibangsa.id (SEMARANG)—Langkah preventif tengah dikedepankan oleh petugas gabungan Polisi Resor (Polres) Semarang, Komando Distrik Militer (Kodim) 0714/ Salatiga dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Semarang kepada masyarakat yang masih mengindahkan dalam menjalankan protokol kesehatan  sesuai arahan pemerintah dalam pencegahan COVID-19 dalam masa adaptasi kebiasaan baru.

Sejauh ini lampu hijau telah diberikan pemerintah pusat kepada aparat gabungan untuk turut ikut memonitori  dan mengawal proses pendisplinan masyarakat agar selalu mengutamakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Kepala Polres (Kapolres) Semarang, AKBP Gatot Hendro Hartono menerangkan bahwa kegiatan sosialisasi untuk mematuhi protokol kesehatan kepada masyarakat sudah dilakukan sejak awal bulan lalu, dengan menyasar beberapa titik tempat keramaian.

Kendati begitu, untuk pelaksanaan proses pendisplinan masyarakat agar selalu mengutamakan protokol kesehatan ditingkat wilayah, dilapangan sebagaimana instruksi dari pemerintah pusat masih menunggu payung hukum yang tetap dalam hal ini Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Semarang.

Perbup tersebut saat ini sedang terus digodok oleh Pemerintah Kabupatan Semarang agar kedepannya masyarakat dapat mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan.

“Kami masih sebatas memberikan teguran dan imbaun-imbauan saja manakala ditempat umum masih ditemukan masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” terang AKBP Gatot, usai melakukan monitoring pelaksanaan sosialisasi dan penegakaan disiplin  protokol kesehatan di sejumlah pusat keramaian di Kabupaten Semarang, Kamis lalu (20/8).

Proses monitoring pelaksanaan yang dilakukan oleh aparat gabungan ini menyasar pada empat titik yang menjadi bagian pusat keramaian yang ada di Kabupaten Semarang.

Keempat titik tersebut meliputi beberapa obyek-obyek wisata yang berada dalam naungan Pemerintah Kabupaten Semarang seperti Wisata Bukit Cinta di Kecamatan Banyubiru, Wisata Waroeng Goenoeng, Kopeng Treetop Adventure dan Taman Wisata Kopeng yang ketiganya berada di kecamatan Getasan.

Dalam kegiatan sosialiasasi dan monitoring tersebut, petugas gabungan memastikan disiplin protokol kesehatan sudah dilakukan dengan benar di lokasi tersebut sesuai arahan pemerintah pusat terhadap pengunjung dan pengelola wisata guna mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus yang menginfeksi saluran pernapasan ini.

“Terhadap pengunjung yang masih abai dan tidak mematuhi protokol kesehatan, kami akan berikan teguran sekaligus juga meminta mereka agar mematuhi imbauan yang diberikan pemerintah dan petugas,” ungkap AKBP Gatot.

Menurutnya, para pengelola tempat wisata tersebut telah melaksanakan prosedur dan ketentuan dari protokol kesehatan COVID-19 kepada para pengunjung yang datang ke obyek-obyek wisata tersebut.

Seperti penyediaan tempat cuci tangan di tiap sudut obyek wisata, mengatur physical distancing sesuai arahan Badan Kesehatan Dunia (WHO), melakukan screening suhu tubu dengan menggunakan thermogun terhadap pengunjung yang akan memasuki area obyek wisata.

Selain itu pengelola wisata juga telah memberlakukan peraturan pembatasan jumlah pengunjung yang hanya 50 persen dari kapasitas normal serta mewajibkan pengunjung untuk selalu menggunakan masker selama berada di dalam area obyek wisata.

Akan tetapi sayangnya, kesadaran dan kepatuhan pengunjung untuk memuhi prosedur protokol kesehatan COVID-19 masih rendah sehingga harus terus di dorong lagi. Saat melakukan monitoring masih terlihat beberapa pengunjung yang enggan mengikuti ketentuan protokol kesehatan tersebut.

“Seperti di obyek wisata Bukit Cinta, pihak pengelola masih harus banyak mengingatkan pengunjung yang lalai agar memakai maskaer melalui pengeras suara,” jelasnya.

Demi meningkatkan kesadaran pengunjung di tempat wisata ataupun masyarakat luas pada umumnya pun selain aparat gabungan harus dibutuhkan kerjasama diantara pemerintah daerah, pengelola wisata dan masyarakat. Sehingga prosedur protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dapat dijalankan dengan baik.

Related Articles

Back to top button