Kabar Daerah

Gus Nung : Perda Industri Mebel di Jepara Perlu Diperbarui

Dalam acara Wisata Ukir yang digelar sebagai salah satu rangkaian acara Kongres Ulama’ Perempuan Indonesia II di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Joglo Bangsri Jepara, K.H. Nuruddin Amin menyampaikan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jepara Nomor 2 tahun 2014 tentang Perlindungan, Pemberdayaan, dan Pembinaan Industri Mebel dinilai perlu diperbarui.

Menurutnya perda sudah tak relevan dengan kondisi saat ini. Ia sendiri sudah melakukan diskusi dengan praktisi, akademisi, dan stakeholder terkait.

“Sudah ada catatan, tinggal ditindaklanjuti dengan pemerintah eksekutif,’’ ujar lelaki yang akrab disapa Gus Nung pada Kamis, (24/11) dalam acara Wisata Ukir oleh perempuan pengrajin ukiran kayu dari Petekeyan Jepara di kediamannya, Joglo Bangsri Jepara.

Gus Nung berharap, tahun berikutnya perubahan perda ini bisa dimasukkan ke program pembentukan peraturan daerah (Propemperda).

Perubahan perda nantinya diharapkan benar-benar sesuai kebutuhan. Di sisi lain, Gus Nung yang juga merupakan Ketua DPC PKB Kab. Jepara itu berharap aturan yang dibuat bisa lebih bersahabat dengan para pekerja dan tentunya pelaku usaha.

Menjaga Citra Mebel Jepara

“Hal terpenting adalah citra mebel senantiasa melekat pada Kabupaten Jepara. Dengan fungsi legislasi DPRD ingin hadir mendukung kemudahan dan kemajuan mebel Jepara,” ujarnya.

Ia berharap, pembaruan itu dapat menjaga persaingan usaha yang bersih sehingga terjadi peningkatan pada kualitas. Dengan begitu, ia meyakini nilai ekspor Jepara semakin meningkat.

Di samping itu, Gus Nung berharap Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga berupaya mengikutsertakan industri mebel di pameran bertaraf internasional, melakukan pembinaan, dan pelatihan keterampilan sumber daya manusia (SDM).

“Di pameran skala internasional, Jepara harus bisa tampil. Itu termasuk salah satu upaya supaya dikenal oleh dunia,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button