guru
ilustrasi seorang guru saat memamerkan karya penelitiannya
Kabar IndonesiaNasionalPendidikanTeknologi

Guru SD di Grobogan ini Mampu Manfaatkan Jeruk sebagai Energi Listrik

0
Guru SD di Grobogan mampu manfaatkan jeruk untuk sumber energi listrik. Foto: Felek Wahyu (sumber: wawasan.co)

ENERGIBANGSA.ID, – Segarnya air perasan jeruk nipis sudah biasa dinikmati semua orang. Namun, siapa sangka jika ternyata jeruk bisa dimanfaatkan sebagai sumber penghasil listrik.

Adalah Faiyah Dian Iswari, guru SD di Kabupaten Grobogan ini telah mampu membuktikan jika kandungan asam pada jeruk nipis yang diperoleh dari asam sitrat yang memiliki unsur kimia C6H8O7 mampu menghasilkan listrik.

“Fungsinya seperti baterai. Asam pada jeruk mampu mengeluarkan tenaga listrik hingga 0,2 volt. Memang kecil, namun jeruk mampu menjadi energi alternatif,” ujar Faiyah Dian sebagaimana dilansir wawasan.co

Faiyah menjelaskan, memanfaatkan aliran listrik pada jeruk, bisa dilakukan semua orang namun ketika ingin menghasilkan tenaga listrik yang lebih besar harus menggunakan rangkaian listrik yang tepat .

“Jika dipasang pararel lampu tidak akan menyala. Namun ketika dipasang secara seri akan didapat tenaga yang lebih besar sesuai dengan keinginan. Jika satu jeruk menghasilkan 0,2 volt maka untuk menyalakan lampu LED 2 volt maka diperlukan rangkaian 10 jeruk nipis,” kata guru yang mengaku melakukan eksperimen bersama sejumlah siswanya.

Menurutnya, hasil lebih maksimal bisa diperoleh ketika lempengan besi atau paku sebagai penghantar serta kabel penghubung rangkaian dibuat sama panjang.

“Jika sama panjang akan menghasilkan listrik yang lebih terang. Untuk 1 lampu LED 10 jeruk bisa menyala sekitar 24 jam,” katanya sambil menunjukan cara merangkaian batrei tenaga jeruk.

Inspirasi pemanfaatan ‘baterai jeruk nipis’ didapat dari literasi dimana dari salah satu buku ditemukan percobaan kentang mampu menghasilkan tenaga listrik. Dari temuan kemudian dilakukan percobaan yakni jeruk.

“Listrik dapat dihasilkan dari jeruk nipis dan jeruk lemon. Rangkaian kabel dan baterai buah terhubung secara seri dengan sempurna terjadi reaksi redok yang sepontan dalam rangkaian kabel,” tambahnya.

Redoks merupakan singkatan dari, reaksi reduksi dan oksidasi. Yakni reaksi oksidasi atom-atom dalam sebuah reaksi kimia. “Oksidasi pada buah terlihat pada buah yang segar menjadi layu. Jeruk nipis mengandung asam sitrat atau C6H8O7 yang membuat jeruk terasa masam.

Asam sitrat termasuk elektronik lemah sehingga dapat dialiri arus listrik. Jadi jika kandungan asam sitrat pada jeruk sudah berkurang atau jeruk menjadi layu maka daya listriknya akan berkurang. Jadi jika ingin daya listrik tambahan lagi salah satu jeruk atau sebagaian jeruk bisa diganti,” tambah dia. (yab)

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Jokowi Bakal Tarik 7000 Triliun Uang Koruptor Indonesia di Swiss

Previous article

Lindungi Petani dari Resiko Merugi, Kementrian Pertanian Gencarkan Asuransi Tani

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.