fbpx
Ekonomi & Bisnis

Gojek dan Tokopedia Bakal Merger! Wah, Jadi Seperti Apa Ya…

ENERGIBANGSA.ID — Satu-satunya perusahaan start up di Indonesia yang meraih decacorn yaitu Gojek diisukan bakal merger dengan raksasa e-commerce Tokopedia.  Tentunya jika konsolidasi ini terjadi, maka Tokopedia dan Gojek bakal menguasai pasar ekonomi digital dalam negeri.

Dengan kedua perusahaan besar ini marger, maka cakupan bisnisnya akan lebih luas. Baik berupa layanan pesan natar, transportasi, jasa pembayaran hingga belanja online semuanya akan tersedia.

Kabar ini pertama kali diberitakan oleh Bloomberg News pada Selasa (5/1). Kedua perusahaan ini telah menandatangani persyaratan terperinci  untuk melaksanakan uji tuntas atas bisnis masing-masing.

Beberapa bulan ke depan, kedua start up ini telah siap untuk mencapai titik sepakat dengan kamauan negosiasi merger yang saat ini dilakukan.

Merger kedua start up ini akan menjadikan ekosistem digital raksasa yang tak tertandingi karena bakal menghasilkan start up decacorn dengan valuasi hampir US$ 20 miliar. Diasumsikan kurs Rp14.000/US$ maka perusahaan ini akan bernilai setara dengan Rp280 triliun.

Merger Gojek dan Tokopedia

Dulu, Gojek hanya dikenal dengan start up yang melayani jasa ojek online. Seiring dengan pertumbuhannya,  Gojek makin melebarkan sayap bisnisnya ke pengiriman makanan, logistik hingga jasa keuangan.

Gojek memiliki impian untuk menjadi super apps yang memberikan layanan yang sangat memuaskan bagi konusmen. Jika konsolidasi ini berhasil, maka impian ini akan makin di depan mata.

Tokopedia menjadi platform e-commerce yang memiliki pertumbuhan Gross Merchandise Values atau GMV yang terbilang fantastis. Selanjutnya, disusul oleh Shopee sebagai kompetitornya.

Tokopedia memiliki diferensiasi yaitu menyediakan layanan terlengkap baik dari produk umum hingga spesifik seperti pembayaran pajak hingga investasi. Maka dari itu, tak heran jika Tokopedia hingga sekarang masih bertahan dan bakal melakukan konsolidasi.

Kedua perusahaan ini tentunya akan saling menguntungkan jika merger. Nilai transaksi bakal meningkat seiring dengan peningkatan basis pelanggan. Tokopedia nantinya bisa mendapatkan akses layanan antar dan logistik yang efisien.

Layanan antar yang efisien dan kompetitif inilah yang dilirik oleh konsumen karena biaya pengiriman yang ditawarkan tentunya akan lebih murah. Sehingga, akan menggiring konsumen untuk berbelanja di platform ini.

Kedua perusaahan ini, masing-masing juga telah mempunyai mitra. Gojek dengan para dirver dan restoran yang kebanyakan dari UMKM. Tokopedia dengan mayoritas mitranya juga berasal dari UMKM. Jika keduanya digabungkan, maka akan semkain banyak mitra yang ikut bergabung dan terbantu.

Apabila merger ini benar terjadi dan tidak hanya menjadi isu, tentunya akan membuat ekonomi digital di Indonesia makin maju. Ditambah juga akan menjadikan keduanya sebagai start up decacorn yang kuat di dalam negeri. (*)

Related Articles

Back to top button