fbpx
POLITIK

Giliran Rumah Kader PDIP Magelang Diperbaiki Ganjar

MAGELANG, energibangsa.id – Ulang tahun PDI Perjuangan tahun ini menjadi berkah bagi Edy Mawardi.

Kader gaek partai berlambang banteng moncong putih itu mendapat hadiah istimewa di hari ulang tahun partainya.

Hadiah itu diberikan oleh Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah sekaligus kader PDIP.

Jumat (14/1), Ganjar datang ke rumah Edy yang ada di Desa Pakis Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang.

Ganjar datang ke rumah mantan Ketua PAC PDIP Pakis Magelang ini untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan bantuan renovasi rumah untuk Edy.

Memang, Edy merupakan salah satu kader PDIP yang hidupnya kurang mampu.

Rumah yang ditempatinya masih sangat sederhana. Dindingnya papan, lantainya masih beralaskan tanah

“Ya senang sekali rasanya, bersyukur pak Ganjar datang ke rumah saya dan ngasih bantuan. Tentu kami sangat senang dan menyambut baik. Saya sangat berterimakasih karena meski beliau kader yang sudah jadi gubernur tapi masih peduli pada kader kecil seperti saya,” kata Edy.

Giliran Rumah Kader PDIP Magelang Diperbaiki Ganjar

Edy memang melihat sosok Ganjar merupakan pemimpin yang mengayomi dan dekat dengan rakyat kecil.

Itu ia rasakan, saat Ganjar pertama kali datang ke Jateng untuk maju sebagai gubernur pada 2013 lalu.

“Sejak melihat dari awal, saya sudah mengira pak Ganjar itu sosok pemimpin yang peduli pada rakyat kecil. Pada wong cilik,” ucapnya.

Sementara itu, Ganjar sendiri sengaja berkeliling untuk memberikan bantuan pada masyarakat kecil.

Bertepatan dengan ulang tahun PDIP, Ganjar mendatangi sejumlah kader PDIP dan membantu mereka yang membutuhkan.

“Saya dalam rangka ulang tahun, kan banyak yang bisa kita berikan. Sehingga saya sering bertemu dengan kawan-kawan ini, seperti ini. Mereka ini barisan Jokowi semua, ini pasukan-pasukan pak Jokowi yang saat itu berjuang luar biasa,” katanya.

Ternyata, dibalik kehebatannya dalam berjuang untuk partai, beberapa kader perlu dibantu.

Saat ia datang ke rumah kader-kader itu, rumah mereka masih tidak layak huni.

“Ketika kita main ke rumahnya, dapat informasi bahwa rumahnya tidak layak huni. Kan kelihatan, syarat rumah sehat itu harus Aladin (atap, lantai, dinding). Rumah ini kan dindingnya keropos, lantainya masih tanah sehingga tidak memenuhi syarat kesehatan,” ucapnya.

Maka dari itu, ia sebisa mungkin memberikan bantuan. Meski tidak bisa membantu semua, setidaknya ada tanda cinta dari Ganjar untuk para kader itu.

“Seperti ini, nanti kita bantu. Ini pribadi, sebagai sesama kader,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button