fbpx
Kabar Daerah

Genjot UMKM dan Koperasi, Pemprov Jateng Keluarkan Jurus Ini…

SEMARANG, energibangsa.id – Pemprov Jateng tengah menggenjot konsumsi barang dari pengusaha mikro, kecil dan koperasi. Cara ini dilakukan untuk membangkitkan UMKM dan Koperasi di tengah pandemi.

Cara yang dilakukan yaitu dengan mengalokasikan lelang dan jasa pemerintah daerah sebanyak 40 persen untuk sektor ini.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Mikro Jateng, Ema Rachmawati mengatakan, untuk mendukung hal tersebut pihaknya telah melatih 181 orang pengusaha dibidang tersebut.

Langkah ini untuk menguatkan sumber daya manusia yang telah dimilki agar bisa bersaing dalam lelang barang dan jasa Pemprov Jateng.

Hal ini juga telah diatur dalam UU Ciptakerja, yaitu memprioritaskan penyerapan produk usaha mikro, kecil dan koperasi oleh pemerintah sebanyak 40 persen.

“Tahun ini dengan edaran dari Pak Gubernur, supaya mereka (dinas) menggunakan produk dari UKM. Tahun ini juga wajibkan lagi (melatih UKM), mereka juga harus masuk LKPP (Lembaga  Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah),” ungkapnya.

Berapa persen?

Hingga hari ini belum ada proses serapan, karena belum ada jadwal pengadaan. Ia mengaku belum mengetahui pasti, berapa persen anggaran yang akan dibelanjakan untuk UKM.

Anggaran untuk pengadaan barang dan jasa Pemprov Jateng pada 2021 berkisar Rp13 triliun.

“Yang sudah siap ya 181 UKM berasal dari furnitur, makanan minuman, craft (kerajinan tangan), dan sebagainya. Ya harusnya 40 persen dari itu,” katanya.

Menurutnya, permasalahan utama yang dihadapi oleh pengusaha UKM adalah modal. Lantaran, mengingat banyak di antaranya yang meminta bantuan pembiayaan. Karenanya, Dinkop UKM berusaha menjembatani hal itu dengan lembaga keuangan.

“Selain kemampuan digital, (permasalahannya) juga kemampuan modal. Oleh karena itu, kami hubungkan ke Bank Jateng, apakah ada skema pembiayaan kontrak kerja misalnya,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Back to top button