fbpx
Internasional

Gegara Tak Pakai Masker Penumpang Diturunkan dari Pesawat, Mau?

ENERGIBANGSA.ID (Tokyo) — Memang Covid-19 ini layak diperangi semua negara di jagad raya ini. Tak hanya di Indonesia, di belahan negara Jepang pun sama. Seperti dilansir dari detikTravel, Sabtu (12/9), penumpang diturunkan dari pesawat gegara tak bermasker.

Ilustrasi pesawat (sumber: FB/ peach aviation)

Pilot maskapai Jepang memutuskan mendaratkan pesawat dan menurunkan penumpang yang ogah mengenakan masker. Hal ini menandakan keseriusan Jepang melawan Corona.

Selama bertahun-tahun, masyarakat Jepang memang terbiasa mengenakan masker. Tujuannya untuk menghindari alergi serbuk bunga dan infeksi flu pada musim tertentu.

Jadi, kebijakan wajib mengenakan masker di Jepang saat ini bukanlah hal yang asing bagi mereka dan lebih mudah untuk ditaati.

Akan tetapi saat ini sekelompok orang tampaknya mengikuti gerakan anti-masker yang berasal dari luar negeri.

Aksi ini ditiru orang Jepang padahal budaya mengenakan masker sudah ada jauh sebelum anti-masker itu muncul saat pandemi Corona.

Dilansir dari Sora News 24, salah satu contoh kasus gerakan anti-masker ini dilakukan seorang pria yang menolak mengenakan masker dalam penerbangan Peach Aviation dari Hokkaido menuju Osaka.

Pria itu terlihat tak mengenakan masker sebelum pesawat take off. Setelah pramugari memintanya untuk mengenakan masker, ia tetap tidak merespons.

Pramugari kembali meminta pria itu mengenakan masker selama penerbangan namun kembali tak diindahkan.

Sampai akhirnya terjadi keributan setelah penumpang di sebelahnya tidak mau duduk di sebelah pria tak bermasker itu.

Pria itu marah, menaikkan suaranya dan mengumpat pada pramugari dan penumpang di sebelahnya. Awak kabin sempat mengancam pria ini lewat peringatan tertulis tapi ia justru menantang awak kabin.

Melihat keributan ini, pilot akhirnya mengambil keputusan untuk mendarat darurat di Bandara Niigata. Tujuannya untuk mengeluarkan pria itu dari pesawat.

Setelah pria ini dikeluarkan, pesawat kembali melanjutkan perjalanan ke Osaka. Karena kejadian sebelumnya, pesawat ini terlambat 2 jam 15 menit ketika tiba di Bandara Kansai.

Keputusan yang diambil pilot ini pun diapresiasi banyak pihak. Sebab saat ini maskapai Jepang memang diminta untuk mengenakan masker untuk membantu mencegah penyebaran Corona dalam penerbangan.

Bila ada yang tak taat aturan ini, kebijakan tegas seperti menurunkan penumpang pun dilakukan. (detikcom).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button