fbpx
Kabar Daerah

Gaya Gibran Pimpin Solo, Sambil Gowes Cek Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

SOLO, energibangsa.id—Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memastikan kesiapan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencananya dilakukan Juli 2021.

“Saya sudah melihat persiapan di SMPN 4 cukup baik, anak-anak sebelum masuk gerbang dicek temperaturnya, langsung cuci tangan, kemudian masuk kelas,” katanya di sela kegiatan ‘Mider Projo’ di Solo, Jawa Tengah, Jumat (5/3/2021).

Meski diharapkan bisa memulai PTM di pertengahan tahun ini, Gibran menyebut, untuk jumlah siswa yang mengikuti masih dibatasi, yaitu 50 persen mengikuti PTM dan 50 persen masih mengikuti secara daring.

“Untuk yang mengikuti PTM harus dipastikan jaga jarak, menggunakan faceshield, AC dimatikan, jendela dibuka untuk memperbaiki sirkulasi udara. Apa yang dilakukan SMPN 4 Surakarta ini perlu ditiru oleh sekolah lain,” katanya.

Solo kejar vaksinasi guru & staf

Ia mengatakan saat ini Pemkot Surakarta juga masih mengejar vaksinasi untuk guru dan staf sekolah.

Dengan demikian, ketika mengikuti PTM para siswa dalam keadaan aman.

Terkait orang tua yang menanyakan kemungkinan pemberian vaksin untuk siswa, dikatakan Gibran, sejauh ini belum ada instruksi dari Kementerian Kesehatan.

“Yang jelas vaksin ini bukan untuk kekebalan individu, tetapi kekebalan kelompok. Kalau guru sudah tervaksin otomatis kekebalan sekolah juga akan terlindungi, terutama anak-anak,” katanya.

Perhatian orang tua

Ia juga meminta kepada orang tua siswa agar tetap proaktif mengawal siswa saat mengikuti PTM, termasuk mengantar jemput anak masing-masing.

“Sehingga mereka berangkat dan pulang dalam keadaan sehat, ketika tidak fit jangan dipaksakan masuk sekolah. Insyaallah Juli berjalan lancar dan secara bertahap ditambah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP N 4 Surakarta Muryanti mengatakan pihak sekolah sudah melakukan persiapan sarana dan prasarana pembelajaran.

Dikatakan, orang tua siswa juga sudah siap dan tinggal menunggu arahan dari wali kota. Hal itu untuk menghindari terbentuknya klaster baru. (dd)

Related Articles

Back to top button