ganjar pranowo sidak di sekolah (foto; rifki hidayat)
ganjar pranowo sidak di sekolah (foto; rifki hidayat)
NasionalPendidikan

Ganjar Redakan Emosi para Orangtua dalam Sidak PPDB di SMAN 4

0

ENERGIBANGSA.ID – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, Rabu (3/7/2019). Dalam kesempatan tersebut Ganjar berhasil meredakan emosi para orangtua yang menggeruduk SMAN 4 Semarang lantaran anaknya tersingkir dari daftar calon siswa yang bakal diterima.

Situasi di tempat tersebut sempat tegang, bahkan para orangtua sempat beradu mulut dengan guru. Namun mereka akhirnya bersedia duduk mengikuti proses klarifikasi, dan emosi mereka mereda setelah Ganjar turut memberi penjelasan.

Turtiantoro, salah satunya. Warga Bangunharjo Barat Banyumanik yang telah mendaftarkan cucunya, Dimas Saputra. Dia nampak murka karena cucunya akhirnya harus tersisih dari SMAN 4. Padahal jarak rumahnya dengan sekolah tidak lebih dari 1 km.

“Kemarin cucu saya sudah masuk daftar. Lha sekarang kok sudah tidak ada. Sistem ini merepotkan. Mau sekolah saja sulit,” tukasnya.

Sukesi yang merasa bernasib sama lantaran anaknya tereliminasi juga langsung nyolot. Tak tanggung-tanggung, dia bahkan membandingkan keruwetan PPDB sistem zonasi ini tidak ada bedanya dengan sengkarut SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) tahun lalu.

“Kalau dikatakan miskin saya ini juga miskin. Lha terus mau disekolahkan di mana ini? (Sekolah) swasta mahal, tidak mampu saya, pak,” katanya.

Seorang guru yang nampak terbata-bata berusaha menjelaskan namun tidak kuasa memberi penjelasan karena begitu memberi satu penjelasan, orangtua lain langsung menimpali. Melihat hal tersebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang tengah melakukan sidak proses PPDB itu langsung buka suara. Mula-mula Ganjar menanyakan nama dan alamat para orangtua.

“Dari kemarin memang banyak yang protes soal SMAN 4 Semarang ini. Makanya pagi ini saya kemari. Yang harus bapak ibu ketahui, ternyata kan di sini pemukiman padat. Salah satu indikator penerimaan sistem ini memang jarak,” kata Ganjar.

SMAN 4 Semarang yang berada di Kecamatan Banyumanik memang dikelilingi perumahan Gaharu yang padat penduduk. Ditambah pula beberapa perumahan di seberang sekolah. Di kawan itu, selain SMAN 4 juga terdapat SMAN 9 Semarang. Sampai saat ini total pendaftar lewat jalur zonasi sebanyak 238 siswa dengan jarak terjauh 0,40 km. Selain itu juga ada pendaftar jalur prestasi zonasi sebanyak 79. Untuk pendaftar prestasi luar zona ada 59 sementara yang pindah tugas sebanyak 20 siswa.

Ganjar akhirnya mengajak para orangtua masuk ruang pendaftaran, meminta mereka untuk duduk dan menghadap petugas pendaftaran. “Anak ibu mana? Sudah ngecek list siswa yang masih ada? Anak ibu masuk tidak?” kata Ganjar pada Sukesi.

Ternyata anak Sukesi, Umi Febrian sudah tersisih dari SMAN 4. Ganjar lantas menanyakan pada petugas pendaftaran, kemungkinan di sekolah mana Umi diterima dan menggunakan sistem zonasi atau prestasi. Petugas pun langsung memberi penjelasan. Kemungkinan sekolah yang bisa dimasuki Umi ada tiga, pun lewat jalur prestasi dalam zona. Yakni SMAN 8, SMAN 13 dan SMAN 16 Semarang.

“Jalur prestasi ini silakan digunakan untuk mendaftar. Karena kita punya kuota sampai 35 persen. Dan ini satu-satunya provinsi yang memberi persentase tinggi pada siswa berprestasi,” kata Ganjar

Sementara pada Turtiantoro Ganjar mengatakan jika ternyata dengan zonasi dan prestasi masih tidak bisa menjangkau, dia menyilakan agar tidak ragu mendaftarkan anaknya di sekolah swasta. Ganjar bahkan mengatakan dulu dirinya juga sekolah di SMA swasta, itu karena dia pun dulu tidak diterima di SMA negeri.

“Orangtua jangan medeni, menakut-nakuti. Mestinya mensupport anaknya. Tidak terlalu penting di mana sekolahnya, yang terpenting adalah saat dan setelah sekolah itu, mau belajar dan mau kuliah di mana. Makanya saya turun, ikut menjelaskan agar masyarakat tenang,” terangnya menyemangati agar kebijakan ini dianggap sebagai bagian dari upaya pemerintah membangun energi bangsa

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Mengenal Lebih Dekat Stroke Mata

Previous article

Pengamat Politik Berharap Ma’ruf Amin Dapat Satukan Umat

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Nasional