fbpx
Kabar Daerah

Ganjar “Dikeroyok” Rame-rame oleh Pedagang saat Digelar Vaksinasi di Pati

PATI, energibangsa.id – Suasana vaksinasi di RSUD RAA Soewondo Pati berlangsung meriah. Pasalnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo datang mengunjungi tempat itu, Selasa (23/2/2021) kemarin.

Sejumlah orang yang mengantre menunggu giliran divaksin, langsung berlarian ‘mengeroyok’ orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

Berhamburan minta foto

Mereka langsung mengeluarkan handphonenya untuk minta berfoto bersama. Namun karena berdesakan, Ganjar tak henti-hentinya mengingatkan untuk menjaga protokol kesehatan.

Ayo ojo rame-rame (jangan berkerumun), jaga jarak. Ayo ndang disuntik, tak kancani. Ndang difoto,” pinta Ganjar.

Ternyata tak hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelayan publik yang divaksin saat itu.

Puluhan orang yang berlarian mengerumuni Ganjar adalah para pedagang pasar di Pati yang mendapatkan kesempatan divaksin untuk pertama kali.

Rasa bahagia mereka semakin membuncah, karena selain dapat vaksin, mereka mendapat bonus bisa ketemu Ganjar secara langsung.

Pedagang dapat jatah vaksin

Salah satu pedagang pasar yang divaksin, Sri Wahyuni, mengatakan sangat senang mendapat jatah vaksin dari pemerintah.

Sebab dengan begitu, ketakutannya tertular Covid-19 saat berjualan di Pasar Puri Baru Pati ini bisa teratasi.

“Ya senang bisa divaksin, sekarang sudah lega, sudah puas. Vaksin ini penting biar untuk menjaga kondisi tetap vit,” ucap pedagang konveksi ini.

Setelah divaksin, maka dirinya merasa lebih tenang. Awalnya, ia yang harus berjualan di pasar merasa khawatir tertular Covid-19.

Bersama Bupati Pati

Ganjar yang didampingi Bupati Pati, Haryanto mengatakan, dari pengecekan vaksinasi hari ini, semua sudah berjalan.

Pihaknya berharap ada percepatan sehingga target-target yang sudah ditetapkan bisa terealisasi.

Ganjar juga mengomentari terkait dilibatkannya pedagang pasar saat vaksinasi di Pati itu.

Menurutnya itu menarik, karena menjadi temuan pertama selama pengecekan vaksinasi.

“Ini menarik dan menjadi temuan pertama saya karena sudah melibatkan masyarakat pasar. Padahal rencananya, kita design vaksinasi pedagang pasar itu di Solo, ini malah Pati mendahului,” tambahnya. (Nicola/EB)

Related Articles

Back to top button