fbpx
Kabar Indonesia

Ganjar Berkunjung ke Pabrik GeNose C19, Yuk Intip Cara Kerjanya..

YOGYAKARTA, energibangsa.id – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo berkunjung ke lokasi produksi GeNose C19 yaitu di Science Techno Park (STP) di UGM pada Selasa (5/1) lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk mencoba secara langsung alat tersebut.

Dilansir dari detik.com, Selasa (5/1), rencananya Ganjar akan memesan 100 unit alat ini sebagai deteksi covid-19 yang akan digunakan oleh Jateng. Surat izin edar baru keluar, sehingga UGM selama 10 hari sejak suart keluar baru bisa memproduksi 32 unit.

“Saya kesini unutk melihat seperti apa kondisinya, sekaligus saya ngetes sendiri tadi bagaimana cara kerjanya,” ungkapnya.

Ganjar menilai GeNose merupakan alat yang efektif untuk digunakan karena memiliki cara kerja yang simpel. Spesialnya yaitu alat ini tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa mengetahui hasilnya. Cukup tiga menit, nanti hasilnya akan langsung keluar.

GeNose itu sendiri bisa mendeteksi dari tiupan napas yang nantinya akan diukur dengan alat ini. Dibandingkan degan alat lainnya seperti PCR, alat ini dinilai mampu meningkatkan upaya tracing covid-19.

“Jadi nanti laboratorium tidak pusing lagi, masyarakat juga tidak sakit lagi karena harus di swab. Cukup nyebul saja sudah keluar hasilnya,” ujarnya.

Akan langsung dimanfaatkan

Setelah alat ini selesai dibuat, Pemprov Jateng akan langsung memanfaatkannya. Nantinya, Kadinkes yang akan mengatur penempatan GeNose yang menurutnya efektif bisa meningkatkan tracing.

Harga GeNose C19 dinilai sangat murah yaitu Rp62 juta dibandingkan alat yang lainnya. Penggunaannya, satu alat ini bisa digunakan untuk mengetes 100.000 orang.

“Kalaupun masyarakat harus bayar sendiri untuk tes ini, kisarannya kantongnya Rp15.000 dan biaya tambahan lainnya total hanya Rp25.00, sehingga sangat terjangkau. Bandingkan dengan PCR tes yang harganya bisa Rp900.00 per tes,” jelas Ganjar.

Ketua Tim GeNose C19, Prof Kuwat Triyana mengatakan, tingkat akurasi GeNose C19 bisa mencapai 97 persen. Sedangkan untuk pengujiannya hanya membutuhkan waktu maksimal tiga menit saja.

Cara kerja dari GeNose yaitu alat ini akan mendeteksi senyawa organic bernama Volatile Organic Compound (VOC) dari hembusan nafas. Pengunjiannya sudah dilakukan berkali-kali dengan ribuan orang yang berbeda.

Bulan Januari ini, ditargetkan bisa memproduksi 5.000-10.000 unit yang nantinya kan terus meningkat di bulan selanjutnya. Pihaknya memprioritaskan untuk pemerintah terlebih dahulu, termasuk juga perusahaan yang bergerak di pelayanan publik seperti PT KAI yang sudah ikut memesan. (*)

Related Articles

Back to top button