fbpx
Daerah

Gandeng PKK, Mahasiswa KKN UIN Walisongo ‘Razia’ Jentik Nyamuk DB di Tambakaji

SEMARANG, energibangsa.id — Demam Berdarah (DBD) merupakan jenis penyakit mematikan yang menyumbang jumlah kematian cukup tinggi di Indonesia. Tiap tahun terdapat ribuan orang yang terjangkit, serta ratusan kasus kematian.

Sejalan dengan pencegahan penyakit ini, berbagai upaya preventif terus dilakukan. Seperti penyemprotan disenfectan, pemberian bubuk Abate, periksaan jentik nyamuk secara berkala. Pemerintah juga terus mengedukasi masyarakat agar terbiasa hidup sehat dan bersih.

Secara teknis, pemerintah melibatkan PKK sebagai kader penggerak. Di wilayah Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, PKK bersama tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang melakukan razia jentik nyamuk, Jumat (16/10/2020) lalu.

Bergilir tiap RW

Secara bergilir, razia atau pemeriksaan itu dilakukan tiap hari Jumat bergilir di setiap RW di wilayah Tambakaji.

“Tindakan preventif ini pun dilakukan di tengah pandemi Covid-19 dan mengingat bahwa Oktober masuk musim penghujan”, ujar Ani, salah satu anggota PKK.

“Pemeriksaan jentik nyamuk adalah iktiar dalam mencegah penyakit DB, jangan sampai kejadian warga terserang penyakit DB berulang kembali”, imbuhnya.

Sementara itu, antisipasi lain yang dilakukan oleh warga yakni dengan menaruh ikan di dalam kolam/ bak mandi masing-masing.

“Kami senang bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kita ikut terjun langsung membasmi jentik nyamuk ke rumah warga. Kita bantu pendataan dan berinteraksi langsung dengan warga sekitar”, papar Najih, peserta KKN.

“Hasil data yang kami peroleh menunjukkan sebagian warga sudah paham bagaimana cara mencegah jentik nyamuk dengan meletakan ikan di dalam bak”, tambahnya.

Kegiatan itu juga bagian dari wujud nyata partisipasi mahasiswa pada masyarakat secara langsung. Program KKN itu juga dapat dimaknai sebagai wujud dari program “Jogo tonggo”. (Laporan: Muhamad Faizin).

Related Articles

Back to top button