fbpx
Kabar IndonesiaNasional

Fraksi Demokrat DPRD Jateng Rayakan Kemenangan AHY

SEMARANG, energibangsa.id – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia  (Kemenkumham) secara resmi telah “menolak” hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Deli Serdang, 5 Maret 2021 lalu.

Penolakan  ini secara langsung diumumkan oleh Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly, karena  tidak terpenuhinya syarat administratif untuk menyelenggarakan KLB seperti diatur dalam AD/ART Partai Demokrat.

Terutama tidak terpenuhinya persyaratan;  seperti perwakilan DPD dan DPC yang tidak disertai Mandat dari Ketua DPD dan DPC masing-masing daerah.

Keputusan Menggembirakan

Keputusan Kemenkumhan itu, menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kholik Idris, SE.SH. MSi kemenangan Partai Demokrat AHY sangat melegakan dan menggembirakan.  

“ini jelas sungguh sangat melegakan dan menggembirakan, (keputusan) ini sesuai dengan harapan dan prediksi teman-teman di fraksi,” jelasnya pada energibangsa.id

Politisi asal Wonosobo itu menyebut kemenangan Partai Demokrat dibawah Kepemimpinan Ketua Umum  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sangat ditunggu-tunggu oleh keluarga besar Partai Demokrat di Jawa Tengah.

“kami merasa telah lama dizalimi oleh kelompok-kelompok kepentingan yang ingin mengambil paksa Kepemimpinan Partai Demokrat yang syah secara inkonstitusional,” geramnya.

Kader Demokrat Jateng Solid

Kemenangan itu kini  pantas dirayakan dan disambut dengan gegap gempita oleh seluruh Pengurus, kader dan simpatisan Partai Demokrat diseluruh tanah air. 

“kami, kader-kader Partai Demokrat telah menyaksikan praktik ketidakadilan, arogansi, dan pemaksaaan kehendak untuk merampok kepemimpinan Partai Demokrat yang sah,” lanjutnya.

Menurut Kholik Idris, kondisi demikian justru membuat soliditas internal Partai Demokrat semakin kuat, militan dan sangat sulit untuk digoyahkan lagi.

Kholik Idris juga memberikan pesan tegas kepada kelompok yang berlindung di balik KLB Deli Serdang agar tidak lagi menggangu Partai Demokrat pimpinan AHY yang semakin solid.

“Sadarlah bahwa tindakan anda telah merusak esensi  demokrasi, melawan hati nurani dan mematikan akal sehat serta sangat bertentangan dengan moral, etika dan fatsun politik yang luhur. Soliditas dan solidaritas kader-kader Partai Demokrat Jateng sangat sulit digoyang sehingga apapun gerakan yang dilakukan akan berakhir sia-sia belaka” pungkasnya tegas. (yab/EB)

Related Articles

Back to top button