fbpx
Nasional

FPI Berganti Nama Menjadi ‘Front Persatuan Islam’

SEMARANG, energibangsa.id—Sejumlah tokoh mendeklarasikan Front Persatuan Islam usai Front Pembela Islam (FPI) dinyatakan sebagai organisasi terlarang.

Ketua Umum FPI Shabri Lubis dan Sekretaris FPI Munarman termasuk orang yang mendeklarasikan perkumpulan baru tersesebut.

Deklarasi Front Persatuan Islam disebut dilakukan untuk melanjutkan pergerakan perjuangan membela agama, bangsa, dan negara Indonesia sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

“Kepada seluruh pengurus, anggota dan simpatisan Front Pembela Islam di seluruh Indonesia dan mancanegara. Untuk menghindari hal-hal yang tidak penting dan benturan dengan rezim dzalim maka dengan ini kami deklarasikan Front Persatuan Islam untuk melanjutkan perjuangan membela Agama, Bangsa, dan Negara sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945,” kata deklarator Front Persatuan Islam, Abu Fihir Alattas dalam keterangan resminya, Rabu (30/12).

Melanggar konstitusi

FPI Berganti Nama Menjadi ‘Front Persatuan Islam’

Abu menilai Keputusan Bersama 6 pimpinan Kementerian/Lembaga Negara terhadap pembubaran FPI telah melanggar konstitusi dan bertentangan dengan hukum.

Pasalnya, secara Keputusan Bersama tersebut tidak memiliki kekuatan hukum baik dari segi legalitas maupun dari segi legitimasi.

“Kami pandang adalah sebagai bentuk pengalihan issue dan obstruction of justice (penghalang-halangan pencarian keadilan) terhadap peristiwa pembunuhan 6 anggota Front Pembela Islam dan bentuk kedzaliman yang nyata terhadap rakyat,” kata dia.

Perihal pergantian nama dari Front Pembela Islam (FPI) menjadi Front Persatuan Islam juga dituliskan @refrizalskb dalam akun Twitternya.

“Selamat & sukses atas berdirinya Ormas Front Persatuan Islam. “Ummat Islam Bersatu Tak Bisa dikalahkan”, tulis akun Twitter tersebut.

Twitter @refrizalskb diretweet 614 pengguna media sosial itu. Akun tersebut juga mendapat tanggapan komentar dari netizen. Serta mendapat 3.304 like. (*)

Related Articles

Back to top button