fbpx
Nasional

Fenomena Mister Sutarman: Ubah Garuda Pancasila Hingga Cetak Uang Sendiri

ENERGIBANGSA.ID (Garut) — Paguyuban Tunggal Rahayu yang menjadi perbincangan sejak awal September 2020 di kabupaten Garut, Jawa Barat. Mereka muncul dengan memulai aksi mengubah lambang Garuda Pancasila.

Kepala burung Garuda diubahnya menjadi menghadap ke depan, yang aslinya menghadap ke samping. Selain itu, mereka juga merubah semboyan yang ada pada Garuda menjadi ‘Bhineka Tunggal Ika Soenata Logawa”

Amas, salah satu anggota Paguyuban Tunggal Rahayu bercerita terkait lambang Garuda Pancasila tersebut. Dia mengakui bahwa lambang tersebut merupakan lambang paguyuban. Namun, Ama mengaku tidak mengetahui makna di balik lambang itu.

“Belum tahu. Kalau mau tau, tanya saja langsung ke pemimpinnya. Mungkin belum diperdalam,” ungkap Amas

Pengikut lainnya, Robiah, juga mengungkap hal serupa. Ibu 34 tahun ini mengaku tahu lambang paguyuban berasal dari lambang Garuda Pancasila yang diubah. Namun, dia mengaku tidak tahu maknanya apa.

“Saya tahu lambangnya. Saya juga tahu mirip dengan lambang Pancasila, tapi enggak memperdalam maksudnya kepalanya dibalik itu apa,” tutur Robiah.

Selain ubah lambang Garuda Pancasila, kelompok ini juga diketahui mencetak uang sendiri. Informasi terkait hal tersebut dibenarkan Pemda Garut.

“Benar, itu dari mereka. (Nilai nominal) uangnya macam-macam,” kata Kepala Kesbangpol Garut Wahyudijaya.

Uang-uang yang dibuat sendiri oleh paguyuban tersebut kini jadi perbincangan baru di kalangan masyarakat. Wahyu mengatakan Paguyuban Tunggal Rahayu membuat uang sendiri dengan nilai nominal bervariatif.

“Ada yang seribu, sepuluh ribu,” katanya.

Wahyu menambahkan, uang tersebut digunakan untuk bertransaksi oleh kelompok Tunggal Rahayu. “Namun uang ini digunakan di lingkup internal mereka,” ujar Wahyu.

Tim gabungan terdiri dari Pemda, Kejari, Polisi dan TNI dikerahkan menelusuri fenomena munculnya Paguyuban Tunggal Rahayu. Hingga saat ini tidak diketahui di mana keberadaan sang pentolan, Mister Sutarman. (Dhanti/EB/detik)

Related Articles

Back to top button