fbpx
Gaya Hidup

Fakta dan Mitos Seputar Introver yang Belum Banyak Dipahami

ENERGIBANGSA.ID – Ketika mendengar kata ‘Introver’, sebagian besar gambaran yang muncul di benak kalian pasti merupakan sosok yang pendiam, pemalu maupun anti sosial.

Ketika sebagian orang  sibuk mengkritisi sebuah peristiwa, seorang introver lebih memilih tidak mengungkapkan.

Saat orang lain asyik dengan keramaian, seorang introver lebih nyaman dengan kesendirian.

Beberapa contoh sikap yang dimunculkan ini seringkali membuat salah paham mengenai pemahaman tentang pemilik kepribadian introver.

Banyak sekali stigma umum yang diberikan untuk menggambarkan pemilik kepribadian introver ini.

Lantas, apakah sebenarnya seorang introver memang seperti apa yang digambarkan tersebut? Bagaimana sebenarnya sisi terdalam dari dirinya yang banyak orang belum tahu?

Mitos

Punya Sifat Malu Sudah Pasti Introver

Beberapa orang beranggapan sikap malu yang ditampilkan seseorang merupakan salah satu bagian dari kepribadian introvernya.

Padahal, seorang introver sebenarnya tidak demikian. Seorang pemalu memiliki ketakutan terhadap penilaian orang lain, sedangkan introver lebih menyukai sesuatu yang sifatnya memang bermakna.

Jangan salah membedakannya, ya.

Orang Sukses Biasanya Berkepribadian Ekstrover

Jangan berkecil hati dan merasa rendah diri apabila kamu memiliki sifat yang berbeda dari kebanyakan orang yang kamu rasa pandai sekali berinteraksi dengan semua orang.

Banyak tokoh dunia yang memiliki karir sukses meski ia tergolong seorang pribadi introver, sebagai contoh J.K Rowling sang penulis buku Harry Potter, Emma Watson sang artis, hingga mantan CEO Microsoft, Bill Gates.

Dalam kutipannya Albert Einstein pernah mengatakan, monoton dan kesendirian dalam kehidupan yang sepi dapat menstimulus pemikiran kreatif.

“ Seorang introver hanya membutuhkan lingkungan yang nyaman untuk bisa melejitkan potensi diri”

Fakta

1. Tidak Menyukai Basa-Basi

Intensitas mengobrol yang berlebihan membuat seorang introver merasa terintimidasi, jenuh dan lelah.

Maka, tak jarang ketika berkumpul seorang intorver memilih untuk lebih banyak diam dibanding banyak berbicara yang kurang bermakna.

2. Mempertimbangkan Sebelum Menyuarakan

Seorang introver selalu memikirkan sesuatu sebelum hal tersebut diungkapkan ke muka umum, tak jarang mereka lebih banyak diam untuk mempertimbangkan apa yang mereka dengar dan sebaiknya diucapkan.

Sehingga, seringkali intensitas mendengar mereka lebih besar dari pada berbicara. Namun, bukan berarti mereka tidak memperhatikan, ya.

Justru karena itu mereka lebih sering menjadi tempat curhat yang nyaman dan sering di anggap bijak untuk dimintai pendapat.

3. Memulihkan Energi dengan Ambil Waktu Sendiri

Setelah melalui waktu dengan berinteraksi dengan banyak orang, seorang introver biasanya akan mengambil waktu sendiri untuk refleksi dan memulihkan energinya.

Ia dapat berkumpul dengan banyak orang, tetapi ia juga sangat menghargai waktu sendirinya.

Sehingga, jangan sakit hati ketika ajakan kamu sering ditolak setelah mereka beraktivitas, ya.

Setelah membaca artikel di atas, pastinya kamu sudah lebih mengerti dan memahami kepribadian introver. Mereka bukanlah anti sosial, hanya saja cara mereka merespon lingkungan sedikit berbeda.

Jangan mudah menghakimi seseorang dengan stigma negatif. Juga bagi kamu si pemilik kepribadian intorver, yuk mulai sekarang melatih diri juga untuk berpikiran lebih terbuka terhadap lingkungan sekitar.

Related Articles

Back to top button