fbpx
Daerah

Energi Bangsa Peduli UMKM Gelar Pelatihan Digital Marketing Secara Gratis

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) —Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang begitu besar bagi para pelaku usaha terlebih pada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Seperti menurunnya omset atau pemasukan.

Hal itulah yang menjadi acuan diselenggarakannya “Pelatihan Digital Marketing Bagi Pelaku UMKM Semarang” secara gratis bertempat di Soul Café, Jalan Durian Selatan II No 31 A Banyumanik, Semarang pada Jumat (25/ 9/ 2020).

Pelatihan tersebut dibagi dalam dua sesi. Pertama, diisi Yanuar Aris Budiarto selaku Founder Tajeer.id, yang membahas manajemen bisnis online, digital marketing terutama dalam manajemen sosial media Facebook.

Aris Yanuar mengungkapkan bahwa, selain memulihkan ekonomi diselenggarakannya pelatihan tersebut, juga bertujuan untuk mengembalikan semangat para pelaku UMKM.

“Untuk menumbuhkan semangat pelaku UMKM, juga turut membantu pemulihan ekonomi terutama di sektor kuliner yang mengalami stagnasi selama pandemi. Selain itu, membuka wawasan bagi para pelaku UMKM supaya digital maturity-nya bisa mendukung bisnis mereka juga” ungkap Aris, yang juga penulis buku “Kurikulum Facebook Bisnis”.

Dimas Ahmad Rizal, praktisi IT dan Chief Technical Officer PT Energi Bangsa Solusindo selaku pembicara kedua membahas tentang teknik menggunakan sosial media terutama pada instagram.

Pentingnya media sosial untuk usaha

Dimas mengungkapkan pentingnya penggunaan sosial media dalam rangka mengembangkan usaha. Lebih lanjut, ia menyebut sosial media ini tak hanya instagram namun termasuk TikTok, yang belakangan ini sedang naik daun.

“Hal penting, bagaimana untuk mendapat followers. Bagaimana algoritmanya, bagaimana memanaj SEO nya, juga mengelola untuk konten-konten agar menjadi menarik. Kalau di TikTok, saat ini juga bisa menggaet calon konsumen. Ini lewat For You Page (FYP) TikTok” ungkapnya.

Terdapat 20 lebih peserta yang hadir dalam pelatihan digital marketing itu. Mutia, peserta yang masih berstudi di Jurusan Tata Boga Universitas Negeri Semarang (Unnes)  mengungkapkan ketertarikannya ikut pelatihan.

“Untuk menambah wawasan, dan nanti kita terapkan pada usaha yang telah kita rintis setahun lalu (2019) lalu”, papar pemilik usaha minuman “Surpres”.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat penting bagi pelaku UMKM, khususnya dalam mengembangkan kembali usahanya akibat pandemi Covid-19.

“Ini sangat penting dan tentunya juga bagus sekali, karena dengan adanya pandemi Covid-19 ini, jadi seperti merintis usaha dari nol lagi”, imbuhnya.

Selain materi, peserta juga diberi fasilitas gratis mendaftar di toko (aplikasi) Tajeer.id yang dibangun PT Energi Bangsa Solusindo Semarang.

“Kita dukung kawan-kawan pelaku usaha, kita fasilitas gabung jadi pelapak di aplikasi Tajeer.id. Ongkos kirimnya jauh lebih murah dibanding jasa order delivery lain”, pungkasnya. (dhanti/EB)

Related Articles

Back to top button