fbpx
Kabar Daerah

Dukcapil Jateng Gelar Kegiatan Gotong-royong Fasilitasi Adminduk Korban Banjir Pekalongan

SEMARANG, energibangsa.id—Dukcapil Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan gotong-royong pencetakan dokumen kependudukan secara langsung bagi warga terdampak banjir Kota Pekalongan.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang Fasilitasi Adminduk Provinsi Jateng, Budiharjo, melalui video vlog yang dibagikan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Agus Suranta, kepada energibangsa, Kamis (18/2/2021).

Menurut Budiharjo, Dukcapil Jateng saat ini sedang melakukan pencetakan dokumen kependudukan secara langsung bagi warga khususnya yang ada di pengungsian.

“Bagi mereka yang dokumennya hilang atau rusak akibat banjir, saat ini kita cetak kembali dan langsung dapat diserahkan hasilnya”, katanya.

Berkolaborasi dengan empat daerah

Budiharjo memaparkan bahwa kegiatan yang difasilitasi oleh pusat ini disengkuyung oleh Dukcapil empat daerah di Jawa Tengah.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan berkolaborasi bersama Dirjen Dukcapil Kemendagri. Lalu, Dukcapil Provinsi Jawa Tengah bersama dengan Dukcapil Kota pekalongan, Batang, Kab Pekalongan dan Pemalang”, jelasnya.

“Jadi, sengkuyung bersama-sama untuk menyelesaikan dokumen masyarakat terdampak banjir yang rusak atau hilang. Semua akan diganti, dan gratis”, ungkapnya.

Dalam keterangannya, Budiharjo menyebut pencatatan dokumen selanjutnya akan dikoordinir oleh kelurahan/ desa masing-masing.

Sementara hari ini, pencatatan dokumen kependudukan korban banjir Pekalongan terpusat di kantor Kelurahan Pasir Keraton Kramat Kota Pekalongan.

Dokumen yang bisa dicetak

Ditanya dokumen apa saja yang akan dicetak, Budiharjo menjelaskan bahwa dokumen yang bisa dibuat antara lain KK, KTP, KIA, termasuk akte (kelahiran, kematian, perceraian, serta lainnya).

Dukcapil Jateng Gelar Kegiatan Gotong-royong Fasilitasi Adminduk Korban Banjir Pekalongan
Dukcapil Prov Jateng saat menyampaikan bantuan bagi korban banjir Pekalongan, Kamis (18/2/2021)

Ia juga menjelaskan pencatatan dokumen itu akan dikerjakan secepat-cepatnya.

“Seminggu bisa, sepanjang datanya cepat. Dan kalaupun setelah satu minggu ada data yang ketinggalan, kita langsung buatkan”, ujarnya.

Budiharjo juga menegaskan tidak ada batasan kuota dalam pencatatan dokumen bagi korban banjir. Katanya, semua blanko siap dan tak ada permasalahan, termasuk KTP, KIA, serta lainnya.

Disampaikan pula, kehadiran Dukcapil Provinsi Jawa Tengah di tengah-tengah korban banjir Pekalongan juga memberikan bantuan sembako dan kebutuhan lain pengungsi.

“Dan ini, Dukcapil Provinsi Jawa Tengah juga memberikan sedikit bantuan. Sekedar bantuan untuk para pengungsi di SMK 2 Pekalongan”, pungkas Budiharjo. (*)

Related Articles

Back to top button