fbpx
Kabar Daerah

Duh! Mahasiswa KKN ini Blusukan Kunjungi Produsen Tahu di Ungaran Barat

Kab Semarang, energibangsa.id—Mahasiswa KKN UIN Walisongo melakukan aksi blusukan ke pelaku usaha UMKM di wilayah Kabupaten Semarang, Kamis (11/2/2021) lalu.

Dalam aksinya, mahasiswa KKN itu mengunjungi pengrajin sekaligus membantu proses pembuatan tahu di industri rumahan Turmudi yang berlokasi di Desa Branjang, Kec. Ungaran Barat, Kab. Semarang

Kendala produksi tahu

Mereka menggali informasi terkait kendala bahan baku serta memberikan dukungan pada pelaku usaha.

Belakangan ini pengrajin tahu sedang kesulitan bahan dasar kedelai karena harganya yang melonjak tinggi.

Berdasarkan informasi, biasanya Turmudi membeli kedelai dengan uang Rp1 juta untuk mendapatkan empat karung kedelai.

Namun karena harga kedelai yang tinggi, volume produksi Turmudi berkurang. Menurutnya, tingginya kedelai diakibatkan dari dampak pandemi.

Selain itu, dugaan pemain kedelai impor yang mendominasi pasar menjadi faktor penyebabnya.

“Tahu menjadi komoditas kuliner khas Indonesia. Sayang jika produksinya merosot akibat harga bahan baku yang melambung”, kata koordinator KKN, Aziz.

Dijelaskan, Aziz dan teman-temannya menjalankan program blusukan tiap seminggu sekali. Mereka mengunjungi para pelaku usaha di sekitar Desa Branjang.

Sejak 3 atau 4 tahun lalu

Sementara itu, pemilik usaha tahu, Turmudi mengungkapkan usaha tahu miliknya telah dijalani sejak 3 atau 4 tahun yang lalu.

Dia mengaku, pandemi saat ini mempengaruhi kelangsungan bisnisnya. Terutama, bahan dasar tahu yang terus mengalami kenaikan.

“Semenjak pandemi, produksi tahu ditempat kami berkurang akan bahan-bahan dan untuk pemasaran kami hanya manyetorkan tahu ke pabrik tahu bakso setiap harinya”, ujarnya.

Ia berharap agar pandemi lekas berlalu, sehingga usahanya dapat kembali normal.

Pun dengan bahan baku kedelai, diharapkan bisa turun. Dengan begitu, volume produksi tahunya dapat meningkat. (*)

Related Articles

Back to top button