fbpx
DaerahKabar Indonesia

Dituduh Selingkuh, Doa Ibu Untuk Ojol Perempuan Banyumas

ENERGIBANGSA.ID (Semarang)—Sebagai bentuk perlindungan dan keperdulian  bagi kaum perempuan, Kepolisian Resor (Polresta) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, meluncurkan aplikasi ojek online atau daring khusus perempuan, yang diberi nama Doa Ibu.

Peluncuran aplikasi itu dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi didampingi Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar (Kombes) Polisi Whisnu Caraka kepada salah seorang perempuan pengemudi ojol di Markas Polresta Banyumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (24/8).

Whisnu mengungkapkan aplikasi ini diinisiasi oleh para anggota Bhayangkari Polresta Banyumas yang merasa prihatin atas berbagai kejadian yang menimpa sejumlah perempuan pengemudi ojol.

Ojol Cantik Banyumas

Banyaknya kejadian tak mengenakkan yang menimpa para perempuan pengemudi ojol di Kabupaten Banyumas, menjadi alasan yang melatar belakangin aplikasi Doa Ibu diluncurkan.

“Atas kejadian tersebut, ibu-ibu Bhayangkari mengusulkan bagaimana kalau para perempuan pengemudi ojek itu diperuntukkan bagi penumpang yang wanita juga,” kata Whisnu.

Dirinya memberi contoh jika ada seorang pengemudi ojol wanita yang mengantarkan penumpangnya. Tak disangka, istri dari perempuan itu mengikuti sampai ke tujuan dan menganggap suaminya berselingkuh dengan pengemudi ojol tersebut.

“Banyak sekali kejadian-kejadian. Kadang perempuan pengemudi ojol ini ditolak atau dibatalkan oleh calon penumpangnya karena dianggap bukan muhrim,” ungkap dia dilansir dari antaranews.com

Terkait dengan hal itulah, anggota-anggota Bhayangkari Polresta Banyumas menginisiasi pembangunan aplikasi ojol khusus untuk perempuan, baik pengemudi maupun penumpangnya.

Ojol Cantik Banyumas

Dalam kesempatan tersebut juga, selain peluncuran aplikasi Doa Ibu, Polresta Kabupatan Banyumas melakukan pencanangan Komunitas Siaga Candi serta peletakan batu pertama pembangunan Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Aplikasi Doa Ibu sendiri dikembangkan oleh Polresta Banyumas bekerja sama dengan PT Doa Orang Indonesia.

Aplikasi tersebut diberikan secara gratis kepada perempuan pengemudi ojol atau yang disebut Srikandi Doa Ibu.

Hingga kini (24/8), sebagaimana data yang dihimpun tim energibangsa.id kurang lebih  sudah ada 47 perempuan pengemudi ojol yang menjadi Srikandi Doa Ibu untuk aplikasi tersebut. [Gilban/EB]

Related Articles

Back to top button