fbpx
Ekonomi & Bisnis

‘Disikat’ Pembayaran Digital, Kartu Debit dan Kredit Hilang?

ENERGIBANGSA.ID (Jakarta)—Bertransaksi melalui pembayaran digital sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia terlebih pada saat Pandemi COVID-19 ini.

Lalu, dengan maraknya transaksi pembayaran digital apakah penggunaan kartu kredit maupun debit akan tergantikan?

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja,  mengungkapkan hal tersebut mungkin saja terjadi untuk jangka Panjang, apalagi saat ini semua transaksi dapat dilakukan dengan mudahnya melalui ponsel.

“Karena buat apa kita di kantong punya kartu kredit dan debit yang tebal-tebal kalau bisa dengan gadget semua all-in-one,” kata Jahja dalam webinar sistem pembayaran digital yang dilakukan CNBC Indonesia

Tapi Jahja menekankan hal ini tergantung pada beberapa hal. Misalnya saat sedang bepergian ke luar negeri, apakah negara yang menjadi tujuan bisa menyediakan jaringan internet yang memadai untuk melakukan transaksi.

Saat berada di dalam negeri ketersediaan internet juga menjadi masalah karena jaringan 4G saat ini belum mencakup semua bagian Tanah Air.

Saat ini di Indonesia sendiri , berdasarkan data yang dimiliki tim energibangsa.id, terdapat sekitar  470 ribu BTS.

Hal ini sangat jauh dibandingkan dengan jumlah BTS di China yang mencapai delapan juta padahal jumlah penduduk mereka hanya lima kali lipat populasi Indonesia.

“Jadi untuk di kota besar lumayan meski di beberapa spot tertentu merasa kekurangan tapi yakin dan percaya dengan APBN yang ada dan ketersediaan anggaran dari pemerintah tentu ini menjadi satu perhatian yang sangat diperlukan,” jelas Jahja dilansir dari detik.com

Faktor lain yang mempengaruhi adalah usia pengguna jasa perbankan yang beragam. Untuk millennial dan generasi Z mungkin mudah saja untuk beradaptasi menggunakan teknologi baru seperti pembayaran digital, tapi bagi pengguna dari generasi lebih tua mungkin sedikit kesulitan.

“Dari yang millennial, mereka mudah sekali. Tapi ada juga yang senior millennial yang tidak mau terusik, tidak mau perubahan,” pungkasnya. (dhanti/EB)

Related Articles

Back to top button