fbpx
Nasional

Diprotes Soal Formasi Guru Agama di PPPK, Begini Jawaban Menteri Tjahjo Kumolo

SEMARANG, energibangsa.id—Dalam pemberitaan CNN, Rabu (10/3/2021), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya sedang melakukan sinkronisasi pengadaan guru pendidikan agama.

Kabarnya, pengadaan guru mapel agama tersebut digelar bersamaan dengan guru di sekolah kejuruan.

“Sekarang sedang disinkronkan dengan (pengadaan) guru di pendidikan agama dan juga di sekolah-sekolah kejuruan dan lainnya,” katanya melalui pidato dalam acara yang disiarkan Youtube Kementerian PANRB, Selasa (9/3/2021).

Perekrutan sesuai proporsional

Dalam pernyataannya, Tjahjo mengatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim telah memelopori rekrutmen 1 juta guru melalui seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Tjahjo mengatakan rekrutmen masif tersebut dilakukan berkaca pada proporsi ASN.

Ia menerangkan 1,6 juta ASN merupakan petugas administrasi yang dijadikan guru, penyuluh, perawat, dan bidan.

Untuk itu ia berupaya merekrut ASN untuk memenuhi kebutuhan itu.

“Dan sekarang sudah mulai, saya kira dipelopori oleh pak Mendiknas (Mendikbud) untuk 1 juta (guru) PPPK. Kemudian pengadaan dokter, perawat, bidan untuk puskesmas dan puskesmas pembantu serta RS daerah juga sudah dan beberapa tenaga penyuluh,” tambahnya.

Hasil kerjasama kementerian/lembaga

Seleksi 1 juta guru PPPK merupakan buah kerjasama Kemendikbud, Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kementerian Keuangan.

Seleksi tersebut dibuka dengan tujuan mengisi kebutuhan guru dan memberikan kesejahteraan bagi guru honorer. Pasalnya, PPPK memiliki gaji setara pegawai negeri sipil (PNS).

Namun belakangan, kalangan guru pendidikan agama mendapat kabar bahwa seleksi PPPK tidak akan membuka formasi guru agama.

Atas dasar kekhawatiran itu, Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) mengancam akan mogok mengajar jika formasi guru agama tidak segera diumumkan bulan ini.

Protes juga disampaikan Forum Guru Pendidikan Agama Honorer Antar Lintas Agama (FG-PAHALA) yang berencana mengadvokasi tuntutan mereka ke Kementerian Agama, Kemendikbud dan DPR RI pekan ini. (dd)

Related Articles

Back to top button