Kesehatan

Diet Terbaik Saat Hamil, Bunda Perlu Coba

ENERGIBANGSA.ID ̶  Masa kehamlian merupakan momen Bunda  untuk lebih memperhatikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh.

Makanan yang bergizi dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi si Kecil dalam kandungan.

Perlu Bunda perhatikan, masa kehamilan bukanlah momen di mana Bunda bebas mengonsumsi apa saja tanpa perlu takut gemuk.

Justru, saat hamil asupan makanan perlu lebih dijaga dibandingkan sebelum hamil

Tahukah Bunda, banyak makanan-makanan yang ternyata tidak boleh dikonsumsi ibu hamil.

Lantas, bagaimana asupan makan yang baik bagi ibu hamil yang ingin menjalankan diet?

Melansir dari Popmama, berikut diet terbaik yang bisa dilakukan Bunda saat dalam masa kehamilan.

Sumber : 30second

1. Kurangi Konsumsi Gula

Layaknya program diet pada umumnya, Bunda juga harus mulai mengurangi konsumsi gula saat hamil.

Hal itu tidak dilarang, tapi ada baiknya Bunda mengontrol asupan gula ke dalam tubuh Bunda .

Meski mungkin Bunda tidak memiliki turunan penyakit diabetes, tapi ada kemungkinan Mama terkena diabetes saat hamil karna terlalu banyak mengonsumsi gula.

Diabetes saat hamil sungguh sangat berbahaya bagi Bunda dan janin, karena bisa berakibat lahir cacat, atau bahkan kematian. Selain itu, terlalu banyak gula juga dapat membuat bayi obesitas.

Jangan lupa untuk memeriksakan kadar gula dalam darah Mama untuk mengetahui apakah ada kemungkinan diabetes atau tidak.

Sumber : 30second

2. Penuhi Gizi 4 Sehat 5 Sempurna

Saat hamil banyak gizi yang diperlukan tubuh untuk menunjang pertumbuhan serta perkembangan otak dan saraf janin.

Bunda perlu mengonsumsi makan-makanan yang mengandung serat, asam folat, kalsium, protein, dan zat besi.

Perbanyak konsumsi sayur dan buah, diimbangi dengan protein seperti telur atau daging, dan konsumsi karbohidrat secukupnya.

Ingat, makanan yang Bunda makan harus benar-benar matang ya. Makan tetap harus 3 (tiga) kali sehari, tapi dengan porsi yang sewajarnya.

Di samping itu, coba untuk makan tepat waktu supaya terhindar dari penyakit lainnya.

Bagi Bunda yang menginjakkan kehamilan di trimester kedua, ada baiknya mengonsumsi makanan dalam jumlah sedikit namun sering, untuk menghindari adanya gas dalam perut.

Biasanya gas ini meningkat pada umur kehamilan trimester kedua.

Jika perut Bunda terasa tidak nyaman, jauhi makanan yang mengandung gas seperti kol, brokoli, minuman bersoda, ragi dan sebagainya.

3. Melakukan Olahraga

Bukan berarti saat hamil adalah alasan untuk menghindari olahraga ya, Bun.

Justru olahraga saat hamil membantu tubuh untuk lebih fit, dan bisa melenturkan bagian-bagian tubuh yang diperlukan untuk kelahiran nanti.

Sebelum berolahraga, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan Mama, karena ada beberapa kondisi ibu hamil yang memang tidak disarankan untuk melakukan olahraga.

Olahraga yang baik untuk ibu hamil bisa dengan yoga, berenang, senam kegel, atau berjalan kaki.

Bila Bunda tidak diizinkan untuk berolahraga berat seperti yoga atau berenang, Bunda bisa menggantinya dengan berjalan kaki selama 10 menit setiap pagi.

Selain baik untuk pernapasan, berjemur di matahari pagi juga bagus loh untuk Bunda dan si Kecil dalam kandungan!

Sumber : Novant Health

4. Konsumsi Camilan Sehat

Saat hamil, tentu Bunda sering merasa lapar. Terkadang, dorongan untuk ngemil menjadi sangat besar. Untuk tetap menjaga berat badan supaya tidak obesitas, dan menjaga kadar gula dalam darah.

Bunda bisa mengganti cemilan seperti cake, es krim, cokelat, dengan cemilan yang lebih sehat.

Kacang-kacangan seperti almond dan mete dapat menjadi cemilan bagi ibu hamil yang menyehatkan.

Almond mengandung asam folat yang bagus untuk bayi, sedangkan mete mengandung zat besi supaya Bunda tidak mudah terserang anemia saat hamil.

Selain itu, mengganti cemilan tidak sehat dengan buah juga sangat bagus.

Setiap kali lapar, Bunda bisa mengonsumsi buah seperti alpukat atau pisang yang mengandung lemak baik.

Kismis, granola, oat, roti gandum, juga dapat menjadi pilihan cemilan sehat lainnya untuk Bunda.

5. Perbanyak Konsumsi Air Putih

Seringkali Bunda akan merasa kepanasan karena suhu tubuh saat hamil meningkat dibanding orang normal biasa.

Sangat menyegarkan untuk mengonsumsi minuman kaleng yang dingin atau minuman manis yang menyegarkan. Ingat, jangan keseringan ya, Bun!

Minuman kemasan, kalengan, atau minuman manis lainnya hanya menyegarkan sesaat tapi tidak dapat menghilangkan dehidrasi pada tubuh.

Saat hamil, Bunda harus perbanyak konsumsi air putih dibanding air-air dalam kemasan.

Selain dapat menghilangkan dehidrasi, dapat memenuhi kecukupan air dalam tubuh, air putih juga dapat membantu tubuh menyerap nutrisi penting dan membawanya ke dalam plasenta. 

Diet saat hamil bukanlah diet dengan cara tidak makan atau mengurangi porsi makan, namun lebih mengurangi makanan tidak sehat dan merubahnya menjadi makanan yang lebih sehat.

Bunda tidak perlu khawatir dengan kenaikan berat badan yang begitu tinggi saat hamil karena hal ini wajar terjadi.

Penurunan berat badan dapat Bunda lakukan setelah melahirkan, jadi selama hamil fokus untuk mencukupi kebutuhan gizi si Kecil ya, Bun.

Related Articles

Back to top button