fbpx
Kabar Daerah

Di Musrenbang, Bupati Asip Sampaikan Hal Ini Bagi Masyarakat Pekalongan

KAB. PEKALONGAN, energibangsa.id—Pemkab Pekalongan melaksanakan agenda Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) RKPD Kabupaten Pekalongan Tahun 2022, Selasa (30/03/2021).

Acara yang berlangsung di aula lantai I Setda itu, diikuti Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si, Wakil Bupati Ir. Arini Harimurti, unsur Forkopimda, Ketua/Wakil Ketua DPRD, Pj Sekda beserta para asisten dan staf ahli serta para kepala OPD.

Musrenbang RKPD Kabupaten Pekalongan juga diikuti 19 kecamatan secara virtual.

Kesejahteraan menurut Bupati Asip

Mengawali sambutannya, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si memaparkan makna kesejahteraan seperti yang dimaksud dalam UU No. 11 tahun 2009.

Dijelaskan, pasal 1 ayat 1 bahwa kesejahteraan adalah kondisi ideal manusia agar tercukupi kebutuhan lahir dan batin sehingga masyarakat bisa berkembang secara sosial dengan baik.

Negara bertanggungjawab untuk mewujudkan kesejahteraan menurut konstitusi. Tentu negara tidak bisa sendirian, harus dibantu seluruh komponen masyarakat.

Dalam konteks lokal, menurut Bupati Asip, memaknai kesejahteraan tentu harus diupayakan secara cerdas, cermat dan terukur.

Dalam konteks pemerintahan, hal itu dituangkan dalam setiap rencana kerja pemerintah daerah.

“Alhamdulilah saya dan Bu Wakil, memimpin Kabupaten Pekalongan dengan segala kekurangan dan kelebihan, sudah mulai menampakkan nilai-nilai kesejahteraan yang setidaknya bisa kita ukur melalui pendekatan statistic,”ujarnya.

Indikatornya

Indikatornya antara lain angka pertumbuhan ekonomi kabupaten Pekalongan sebelum covid 19 cukup tinggi (melebihi Jateng dan nasional), penurunan angka kemiskinan dari double digit ke single digit.

Kemudian perbaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta bagaimana pemkab menjaga inflasi.

Di bidang infrastruktur yang menjadi tolak ukur kesejahteraan masyarakat secara umum, juga berkembang dengan baik.

“Alhamdulilah sampai tahun 2020 ini, kondisi jalan kita sudah 93 %. Di bidang kesehatan, yang merupakan sarana pokok untuk bisa mengukur kesejahteraan masyarakat kabupaten Pekalongan, coverage kita terhadap kepesertaan kartu kesehatan sudah 82% dari penduduk kabupaten Pekalongan. Di bidang Pendidikan, kualitas pendidikan kita berjalan ke arah lebih baik,”paparnya.

Tidak hanya itu,dikatakan pula bahwa masyarakat membutuhkan hal lain.

“Pada 5 tahun terakhir, pemerintahan kami membangun Infrastruktur ekonomi dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan pendapatan rasio bruto (PRB). Income perkapita kita naik signifikan dari 20 juta per tahun per kapita, naik menjadi 25 juta,” tandasnya.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk berpartisipasi.

“Alhamdulilah selama 5 tahun ini tidak ada gejolak. Partisipasi publik kita buka. Demokratisasi kita berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Pendirian industri sesuai perda

Selanjutnya Bupati juga menekankan hal lain yang perlu dicatat, yakni pada tahun 2022 nanti kawasan industi atau lokasi berdirinya industri sesuai dengan Perda yang baru, akan segera efektif.

“Hari ini sudah ada beberapa pelaku industri yang sedang menanamkan modal di kabupaten Pekalongan. Saya meyakini ini bisa menurunkan tingkat pengangguran terbuka, “ harapnya.

“Kita juga telah berhasil mengakselerasi, menfasilitasi, melakukan regulasi yang menghadirkan setidaknya 5 atau 8 Perguruan Tinggi baru, sehingga secara ekonomi juga menghadirkan kutub pertumbuhan ekonomi baru,”ungkapnya.

Bupati juga berharap secara teknokratif musrembang akan menghantarkan transisi pemerintahan pada bulan Juni nanti.

Minta dukung pemerintahan yang baru

Sementara itu wakil bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti mengajak semua peserta musrenbang mendukung pemerintahan yang baru nanti.

”Saya juga ingin menyampaikan bahwa pendanaan kita sangat terbatas. Sedangkan saat ini adalah masa transisi. Oleh karena itu dalam musrenbang kali ini, selain memadukan program, juga saya harapkan sebagai forum untuk menyatukan pemahaman dan pengertian kita bersama, “paparnya.

“Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang ingin kita lakukan. Namun tentu saja kita harus pandai dalam menentukan skala prioritas. Dan setelah itu kita harus fokus. Saya ucapkan selamat bekerja kepada kawan-kawan, manfaatkan ancaman sebagai peluang,” ujar Arini. (*)

Related Articles

Back to top button