fbpx
Dunia

Di Dewan PBB, Amerika Kritisi Kekerasan Muslim Uighur

SEMARANG, energibangsa.id – Amerika Serikat (AS) kritisi China atas kekerasan terhadap minoritas muslim Uighur di Xinjiang.

Amerika menyebut tindakan itu sebagai kejahatan melawan kemanusiaan dan genosida. Kecaman disampaikan dalam pertemuan dengan Dewan HAM PBB.

“Kami mengutuk kekerasan yang dilakukan China terhadap etnis dan penganut agama minoritas sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida dan sejumlah pembatasan di Tibet,” ujar utusan AS, Mark Cassayre.

Melansir dari Reuters, Sabtu (13/3), isu pelanggaran HAM China terhadap Muslim Uighur kembali menghangat jelang pertemuan antara Menteri Luar Negeri Anthony Blinken dan utusan pemerintah China, Wangyi, di Alaska pekan depan.

China mengelak?

Sementara Beijing, berkukuh menolak tudingan AS bahwa telah melakukan genosida terhadap Uighur dan masyarakat muslim lainnya yang tinggal di bagian barat negara tersebut.

Duta Besar China untuk PBB di Jenewa, Chen Xu dalam pidatonya menyatakan bahwa negaranya menolak politisasi terhadap isu kemanusiaan.

Mereka membantah tuduhan sejumlah kalangan jika sengaja membuat kamp konsentrasi untuk menahan serta menyiksa muslim Uighur.

China menyatakan kompleks yang dibangun di Xinjiang diperuntukkan bagi sekolah vokasi sehingga bisa mencegah ekstremisme dan separatisme.

Tudingan mengenai kerja paksa dan pelanggaran HAM adalah rumor yang tidak berdasar.

Masih dalam forum yang sama, Kuba menganggap bahwa Xinjiang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari China.

Mereka pun meminta Amerika berhenti mencampuri masalah dalam negeri negara lain dengan cara memanipulasi isu Xinjiang dan menahan diri untuk tidak melakukan tuduhan yang tidak berdasar.

(ara)

Related Articles

Back to top button