Opini / Gagasan

Dewi Tanjung adalah Cermin Emosi Kita

ENERGIBANGSA.ID – Sebagaimana kita ketahui bersama, Kader PDIP Dewi Tanjung kini banyak dibicarakan warganet karena pernah mengatakan kasus Novel Baswedan hanyalah rekayasa belaka. Bahkan video yang diunggahnya di Youtube ditonton lebih dari 57 ribu penonton.

Siapakah Dewi Tanjung? Perempuan bernama lengkap Dewi Ambarwati itu pernah berkecimpung di dunia hiburan sebagai pesinetron. Wanita kelahiran 15 Januari 1980 itu diketahui pernah membintangi sinetron yang tayang di layar kaca, “Tangis Kehidupan Wanita”.

Di kancah politik, Dewi kemudian bergabung dengan PDI Perjuangan. Ia ikut mendaftar sebagai caleg di partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu. Ia mencoba peruntungannya di daerah pemilihan V Jawa Barat dengan nomor urut 6, dapil yang sama dengan politikus nyentrik Adian Napitupulu.

Namun, upayanya melaju ke Senayan gagal. Ia hanya meraih sebanyak 7.311 suara. Tindakannya melaporkan Novel pun menimbulkan reaksi PDI Perjuangan.

Partainya langsung bersikap ‘lepas tangan’ atas perilaku Dewi, dengan menyebut laporan Dewi bukan sikap partai dan merupakan tindakan pribadi.

Pernah Laporkan Rizieq Shihab

Sepak terjang Dewi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) alias loket pelaporan kepolisian tak terjadi di perkara Novel Baswedan. Ia diketahui telah bolak balik mengadu ke polisi dengan berbagai tuduhan.

Pada 24 April 2019, dia pernah melaporkan Eggi Sudjana ke Polda Metro Jaya lantaran video ajakan people power yang tersebar di Whatsapp. Saat itu, Eggi dilaporkan atas dugaan makar dan ujaran kebencian.

Dengan perkara yang sama, pada 14 Mei 2019, Dewi juga melaporkan Imam Besar FPI Habib Rizieq, Ustaz Bachtiar Nasir dan Politikus Senior PAN Amien Rais. Dalam laporan Dewi, mereka dituduh melakukan makar lantaran ajakan people power, memprotes hasil Pemilu 2019 yang memenangkan Joko Widodo.

Terakhir, Dewi kembali muncul dengan laporan soal Novel. Sebelum melapor, ia memang kerap mengunggah konten di media sosial yang menuduh Novel melakukan rekayasa. Di akun YouTube-nya, Dewi bahkan pernah mengunggah konten tutorial make up agar terlihat seperti luka Novel Baswedan.

Jika kita mau jujur, sebenarnya Dewi Tanjung sangat mewakili sisi emosional kita dalam melihat situasi politik nasional. Kegemesan kita pada Amin Rais, Habib Rizieq, dan Bahtiar Nasir dibayarkan tuntas oleh Dewi Tanjung.

Jika melihat akun Youtubenya, Dewi Tanjung termasuk aktif membuat video kritikan terhadap beberapa pelaporan. Apalagi pada saat Fahira Idris melaporkan orang yang membuat meme Anies Baswedan, ia menyinggung ke mana Fahira saat Presiden Jokowi dihina dan dilecehkan. Videonya pun telah ditonton lebih dari 129 ribu viewers.

Dewi Tanjung adalah sisi emosional masyarakat tanah air, meski Dewi menerjemahkan sikapnya dengan cara yang terkesan frontal dan bras-bres brass-bress, sebenarnya tujuannya adalah untuk penyeimbang, agar kita tidak mudah termakan isu yang belum benar.

Related Articles

Back to top button