fbpx
Pendidikan

Dewan Pendidikan Kota Semarang Dorong Pemerintah Imbangkan Zonasi dengan Pemerataan Kualitas Sekolah

ENERGIBANGSA.ID – Pendidikan membutuhkan energi positif dan konsentrasi tersendiri. Adanya kebijakan sistem zonasi dalam pendidikan dinilai Dewan Pendidikan Kota Semarang perlu diimbangi dengan pemerataan sekolah, baik dalam hal fasilitas maupun tenaga pendidik.

Memperhatikan hal itu, Dewan Pendidikan Kota Semarang mendorong Pemkot Semarang supaya turut mengambil langkah-langkah yang dirasa dapat meningkatkan kualitas sekolah.

Sebab, pemerataan kualitas sekolah akan lebih meminimalisir persoalan pada pelaksanaan penerimaan siswa baru dengan sistem zonasi pada tahun ajaran 2020/2021 mendatang.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang Dr Drs Budiyanto SH MHum mengungkapkan, upaya pemerataan itu dapat ditempuh melalui penyebaran guru-guru berkualitas di berbagai sekolah yang dinilai masih tertinggal dari sisi kualitas.

“Jangan sampai terjadi penumpukan SDM guru berkualitas di beberapa sekolah dan zona saja,” kata Budiyanto dalam silaturahmi pengurus Dewan Pendidikan Kota Semarang yang baru dilantik belum lama ini dengan Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah di Resto Selasih Semarang, Selasa (10/9/2019).

Lebih lanjut Budiyanto menjelaskan, SDM guru dan tenaga kependidikan yang berkualitas harus disebar secara merata ke seluruh sekolah, terutama yang berstatus negeri sehingga kualitasnya tidak jauh berbeda. Kalaupun masih terdapat perbedaan, tidak akan terpaut jauh.

Selain SDM, Budiyanto juga menilai perlunya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Menurutnya, sarana dan prasarana juga salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam menunjang mutu pendidikan.

“Sarana dan prasarana pendidikan juga perlu ditingkatkan untuk mengejar ketertinggalan yang ada,” ujarnya.

Dengan terhapusnya image sekolah unggulan di satu zona akan menjadi tolok ukur keberhasilan dalam mengupayakan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh zona.

“Tidak ada sekolah berkualitas paling unggul, karena seluruh sekolahan di semua zona yang ada telah menjadi unggul semua, kualitasnya merata,” tandasnya.

Melalui Dewan Pendidikan Provinsi Jateng, Dewan Pendidikan Kota Semarang juga mendorong Pemprov Jateng untuk merealisasikan program pemerataan kualitas SMA dan SMK di tiap zona, karena sejak 2017 pengelolaan SMA dan SMK menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

Menanggapi hal tersebut, sekretaris Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Drs H. Ahmad Niam Syukri MSi menyatakan masukan tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Gagasan atau ide Dewan Pendidikan Kota Semarang itu bagus sekali dan akan segera kami tindaklanjuti. Kami akan segera berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan dan Gubernur Jateng, agar pemerataan kualitas melalui berbagai cara segera direalisasikan,” tuturnya. (*)

Related Articles

Back to top button